BANJARMASIN – Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fahruri menyampaikan, daerahnya harus mengembangkan wisata perpaduan religi, alam dan kuliner dengan infrastruktur sarana dan prasarana yang terintegrasi.

“Daerah kita memiliki potensi untuk membangun sektor pariwisata demikian,” ujarnya saat melaksanakan kegiatan reses dengan masyarakat di Kelurahan Antasan Kecil Timur, Banjarmasin Utara, Rabu.

Seperti di daerah Kuin Kecil Timur ini, ungkap dia, di mana ada beberapa makam ulama karismatik, khususnya almarhum KH Ahmad Zuhdiannoor yang sangat banyak dikunjungi peziarah, tidak hanya lokal, namun juga daerah lain dan pulau Kalimantan.

“Demikian juga ada masjid tua bersejarah, yakni Masjid Jami Banjarmasin,” ungkapnya.

Belum lagi di tempat lainnya seperti di wilayah Kuin yang ada makam dan masjid peninggalan Kesultanan Banjar.

Menurut dia, Kota Banjarmasin juga memiliki wisata alam dengan ikon Sungai Martapura.

“Daerah kita juga memiliki kuliner khas, seperti soto banjar dan lainnya jenis kue-kue dan minuman,” ujarnya.

Menurut Rikval, jika semua kekayaan yang bernilai wisata tinggi itu dipadukan dalam satu paket wisata, tentunya makin menarik untuk dijual.

Apalagi, ucap dia, sarana transportasi untuk rute perjalanan paket wisata itu berintegrasi antara darat dan sungai, karena kota ini dikenal juga dengan nama Kota Seribu Sungai.

“Memang saat ini sudah mulai dibangun sarana transportasi terintegrasi itu, tapi belum sepenuhnya terhubung,” ujarnya.

Karenanya, ungkap Rikval, pihaknya di legislatif memberi perhatian besar terkait ini, hingga bisa terwujud secepatnya sistem transportasi publik yang terintegrasi, aman dan nyaman bagi masyarakat dan wisatawan datang ke kota ini.

“Upaya ini juga untuk memperpanjang tinggal wisatawan di kota ini, setidaknya tiga hingga lima hari, ini berpengaruh peningkatan ekonomi daerah,” paparnya. ant