BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menerima aspirasi yang disampaikan Aliansi Banua Bersatu Lawan Kriminalisasi Digital dalam aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kalsel.
Melalui momentum tersebut, DPRD Provinsi Kalimantan Selatan turut mengimbau masyarakat agar menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalsel, Habib Hasyim bin Alwi Al bin Yahya mengatakan kehadiran DPRD dalam aksi itu merupakan bentuk komitmen untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung.
Menurutnya, Komisi I perlu hadir untuk menerima dan menyimak berbagai masukan yang disampaikan peserta aksi, terutama karena isu yang diangkat berkaitan dengan persoalan yang telah memasuki ranah hukum dan komunikasi publik.
“Kita hadir supaya benar-benar menunjukkan bahwa DPRD bersama masyarakat dan mendengarkan apa yang menjadi aspirasi mereka,” ujarnya di Banjarmasin, Selasa (14/7) sore.
Habib Hasyim juga menegaskan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan media sosial dan berharap seluruh pihak dapat memanfaatkan platform digital secara positif, bermanfaat dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan media sosial dengan baik, benar dan bertanggung jawab. Jangan sampai penggunaan media sosial justru menimbulkan kegaduhan atau meresahkan masyarakat dan setiap pengguna tentu harus bertanggung jawab atas apa yang disampaikan,” tuturnya.
Ia berharap kesadaran masyarakat Kalsel dalam bermedia sosial terus meningkat sehingga ruang digital dapat menjadi sarana komunikasi yang sehat, produktif dan mendukung terciptanya suasana yang kondusif di Kalsel. rds/ani
