BANJARMASIN – Sirkuit 2 Bamara Sport Climbing Competition 2026 se-Kalimantan Selatan di Venue Panjat Dinding GOR Hasanuddin Banjarmasin, resmi digelar mulai Jumat (28/08) sore.
Ajang ini diikuti 84 Atlet dari 12 Kabupaten Kota Sekalimantan Selatan memperebutkan hadiah 30 juta Rupiah. Kompetisi dibagi dua disiplin yakni lead dan speed dengan kategori anak-anak dan umum.
Kegiatan tersebut sekaligus dirangkai dengan Pelantikan Pengurus Kota Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Banjarmasin periode 2026–2030 yang diketuai oleh Ahmad Zazuli.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum FPTI Provinsi Kalimantan Selatan, H Hasnuryadi Sulaiman HB, yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Kalsel.
Ketua Umum Pengprov FPTI Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, menekankan pentingnya menggelar turnamen secara berkala guna mematangkan bakat para pemanjat tebing usia dini.
Menurutnya, olahraga panjat tebing kini semakin digandrungi masyarakat usai keberhasilan menyumbang medali emas di ajang internasional.
“Ayo kita sama-sama jalankan amanah organisasi, jadikan ini sebagai kesempatan untuk beribadah. Karena dengan kita bisa mencetak atlet, Insya Allah terutama bisa mengharumkan nama daerah dan membahagiakan masyarakat,” ungkapnya.
Dia berpesan agar FPTI Banjarmasin melahirkan atlet berprestasi di daerah tapi juga nasional bahkan internasional.
Ia pun menekankan, pembinaan kepada kepada atlet dilaksanakan secara maksimal. “Dan FPTI Kalasl bakal bersinergi dan berkolaborasi menyusun program untuk pembinaan atlet usia muda,” katanya.
Sementara itu, Ketua FPTI Banjarmasin Ahmad Zazuli menuturkan, pihaknya akan rutin menggelar dan mengikuti event untuk mengasah keterampilan dan bakat atlet panjat Banjarmasin.
“Program kedepannya, tentu ingin membina atlet muda untuk bisa bertanding dalam kancah nasional hingga internasional,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga telah menginventarisir berbagai pihak penggiat olahraga panjat ini.
“Dulu banyak klub yang vakum sekarang mulai dirangkul kembali dengan kepengurusan baru ini. Dari klub maupun perorangan mau ikut berlatih silahkan dan berkolaborasi bersama,” jelasnya.
Zazuli akan sosialiasikan ke sekolah, telah berkomunikasi ke Dinas Pendidikan (Disdik). “Nanti akan dibicarakan tindak lanjut untuk pembinaan, pencarian bibit dan mengenalkan olahraga panjat tebing di Banjarmasin,” tutupnya. via
