TANJUNG – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tabalong memperkuat upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui edukasi ketahanan keluarga.
Hal tersebut disampaikan Kepala BNNK Tabalong AKBP HM Tukiman saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Ketahanan Keluarga Anti Narkoba Sinergi TP PKK dan Posyandu, di Balai Desa Kambitin Raya, Kecamatan Tanjung, Rabu (4/11).
Tukiman menegaskan, keluarga merupakan benteng utama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, sehingga ketahanan keluarga perlu diperkuat melalui komunikasi yang terbuka, pengawasan yang bijak, kepedulian, serta penanaman nilai-nilai positif kepada anak sejak dini.
“Ketahanan keluarga tidak cukup hanya dibangun melalui pengetahuan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti komunikasi yang terbuka, kepedulian, dan pendampingan terhadap anak,” ujarnya.
Menurutnya. orangtua harus hadir untuk mengenali perubahan perilaku anak serta memberikan pemahaman agar mereka mampu membentengi diri dari ancaman narkoba.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi TP PKK dan posyandu dalam mendukung upaya P4GN melalui 10 Program Pokok PKK, terutama dalam membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan berdaya.
“Keterlibatan kader PKK dan posyandu dapat memperluas jangkauan edukasi serta memperkuat kepedulian masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika,” jelasnya.
Ia pun berharap TP PKK dan posyandu dapat menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi P4GN. “Dengan kepedulian dan kerja sama semua pihak, kita dapat melindungi keluarga dan generasi muda dari ancaman narkoba, serta mewujudkan Tabalong Bersinar,” harapnya.
Selain membahas pencegahan, kepala BNNK turut menyampaikan informasi mengenai layanan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba.
“Rehabilitasi merupakan salah satu upaya pemulihan yang perlu di dukung agar korban memperoleh penanganan yang tepat, dan dapat kembali menjalani kehidupan secara sehat dan produktif,” pungkasnya. yan/yos
