MARTAPURA – Kabupaten Banjar mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp20 miliar untuk upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bupati Banjar, H Saidi Mansyur menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, atas Bantuan Presiden (Banpres) sebesar Rp20 miliar untuk upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayahnya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Banjar dan seluruh masyarakat Kabupaten Banjar, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan dan perhatian yang diberikan, dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Banjar,” ujar Saidi Mansyur, Kamis (22/10) malam.

Menurut bupati, dukungan ini sangat membantu Pemkab Banjar dalam upaya penanganan karhutla, untuk melindungi masyarakat dari dampak asap.

Bupati menegaskan, dukungan pemerintah pusat sangat berarti bagi daerah, karena penanganan karhutla yang berlangsung berbulan-bulan ini menuntut kerja keras seluruh personel dengan ketersediaan peralatan dan anggaran yang tidak sedikit.

“Banpres Rp20 miliar disebut akan sangat membantu percepatan pemadaman dan pemulihan kondisi di lapangan, adapun mekanisme penggunaannya serta teknis penempatan pada struktur APBD saat ini masih dikonsultasikan dengan pemerintah pusat,” kata bupati.

Bupati menambahkan, penanganan karhutla saat ini dilakukan sebanyak 260 personel, yang terdiri atas TRC, DPKP, Buser 690 dan relawan lintas sektoral, didukung aparat TNI dan Polri.

“Dengan adanya banpres ini tentunya akan dilakukan penebalan personel, yang dapat menjangkau titik-titik kejadian karhutla di wilayah Kabupaten Banjar,” ucap bupati.

Dalam kesempatan itu, bupati juga mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, dan segera melapor jika menemukan titik api, agar kejadian ini tidak terulang,” katanya. ril/dio/ani