BATULICIN-Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, menyambut kedatangan Tim Penilaian Lomba Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Desa Sepakat, Kecamatan Mantewe, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan verifikasi lapangan tersebut mengusung tema “Penguatan Peran Keluarga dalam Mewujudkan Generasi Cerdas, Sehat, dan Berakhlak Mulia”, sebagai upaya memperkuat peran keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan teknologi dan era digital.

Dalam sambutannya, Andi Irmayani Rudi Latif menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim penilai di Kabupaten Tanah Bumbu. Menurutnya, PAAREDI bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi gerakan bersama untuk memperkuat fungsi keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam pembentukan karakter anak.

“Atas nama TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Tim Penilai yang telah berkenan hadir di daerah kami,” ujarnya.

Ia mengatakan, keluarga memiliki peran strategis dalam mendampingi anak dan remaja menghadapi perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat. Karena itu, program PAAREDI menjadi sarana penting untuk memperkuat pola pengasuhan yang adaptif sekaligus berlandaskan nilai moral dan karakter.

Andi Irmayani juga mengungkapkan, bahwa Kabupaten Tanah Bumbu sebelumnya berhasil meraih Juara I PAAREDI tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan program yang memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan masyarakat.

Menurutnya, keikutsertaan Tanah Bumbu pada tahun ini tidak semata-mata untuk mempertahankan prestasi, melainkan sebagai momentum evaluasi, pembelajaran, dan penguatan program agar semakin berdampak bagi tumbuh kembang anak dan remaja.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan melalui Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, Hj. Masrupah Syarifudin, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Pemerintah Desa Sepakat, TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu, Kecamatan Mantewe, dan masyarakat setempat.

Ia menegaskan bahwa kunjungan tim provinsi tidak hanya bertujuan melakukan penilaian. Tetapi juga melihat secara langsung berbagai inovasi, komitmen, dan implementasi program PAAREDI yang telah dijalankan di tengah masyarakat.

Menurutnya, keluarga merupakan sekolah pertama dan utama bagi anak dalam menghadapi berbagai tantangan era digital. Melalui PAAREDI, orang tua diharapkan mampu menjadi pendamping, pelindung, sekaligus teladan bagi anak dan remaja. Agar dapat memanfaatkan teknologi secara positif, bijaksana, dan bertanggung jawab.”Penguatan PAAREDI merupakan kunci dalam membangun generasi yang berakhlak mulia, berkepribadian kuat, dan berdaya saing,” katanya.{[alf/mb03]}