BANJARMASIN – Ratusan penghobi kicau burung dari berbagai penjuru di Kalimantan berkumpul dan meramaikan lomba kicau mania Walikota Cup Banjarmasin 2026.
Lomba rutin yang digelar setiap jelang Hari Jadi Kota Banjarmasin, selain adu merdu suara burung juga menjadi ajang silaturahmi antar komunitas pecinta burung mania.
Walikota Banjarmasin didampingi istri Hj Neli Listriani hadir dalam lomba yang berlangsung di pendopo Dinas Ketahanan Pangan,Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, Minggu (9/8).
Tampak pula Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri, Sekretaris Daerah Banjarmasin, Ichrom Muftezar serta para Kepala SKPD.
Walikota HM Yamin menyampaikan, lomba ini salah satu dari rangkaian memperingati Hari Jadi ke 500 tahun Kota Banjarmasin. “Lomba kicau burung mania ini merupakan agenda tahunan para pecinta burung sebagai ajang silaturahmi sesama pecinta burung,” ujar Walikota Yamin.
Ia yang juga penghobi kicau mania sangat mendukung lomba kicau mania karena telah memberikan dampak positif bagi komunitas dan perekonomian masyarakat. “Ajang ini memberikan dampak positif bagi masyarakat,”katanya.
Sementara, pihak panitia diwakili oleh Bendahara kegiatan Lomba Kicau Mania, Fadilah Ariyadi mengatakan, acara tersebut menjadi agenda rutin para komunitas yang diselenggarakan sejak tahun 2017.
Panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga bagian dari upaya melestarikan budaya dan menumbuhkan semangat kebersamaan di kalangan pecinta hobi tersebut.
βIni memang kegiatan rutin tahunan. Kicau mania ini berlangsung sejak 2017. Sudah menjadi semacam budaya kita untuk menumbuhkan para pemain, menyalurkan hobi, dan mempererat silaturahmi,β ujarnya.
Dia mengatakan minat masyarakat terhadap hobi dan komunitas kicau mania terus berkembang dan dari tahun ketahun peserta lomba kicau mania terus bertambah. “Tahun ini saja yang mendaftar peserta 900 dan angka itu lebih banyak dari tahun sebelumnya, “katanya
Lomba ini menpertandingkan kategori murai borneo, cucak ijo, konin, kendet, murai non gembul/murai batu, kacer, love bird. “Harapannya memberi ruang bagi akar rumput dari pemula hingga peserta lama agar tetap terjalin silaturahmi,” tutupnya. via
