MARTAPURA – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjar menggelar Latihan Gabungan Palang Merah Remaja (PMR) Madya dan Wira se-Kabupaten Banjar Zona 1.

Latihan gabungan yang diadakan di Halaman Kantor Kecamatan Martapura, dibuka Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi, Sabtu (8/8) pagi.

Habib Idrus yang juga Ketua PMI Kabupaten Banjar mengatakan, PMR merupakan cikal bakal sukarelawan PMI di masa depan, yang diharapkan memiliki jiwa kemanusiaan, kedisiplinan, serta kepedulian sosial.

“Latihan gabungan ini bukan sekadar ajang berkumpul atau menguji ketangkasan teknis pertolongan pertama, pertolongan bencana maupun keluarga. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan wadah mempererat silaturahmi dan solidaritas, penguatan karakter dan keterampilan, serta penerapan Tri Bakti PMR,” ujarnya.

Menurutnya, pelatihan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya ketika terjadi bencana atau musibah.

Karena itu, ia berpesan kepada seluruh peserta, agar mengikuti setiap materi yang disampaikan para pelatih dengan baik.

“Jaga kesehatan dan simak apa yang disampaikan pelatih dengan baik, karena manfaatnya sangat besar. PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang hadir untuk melayani masyarakat,” ucapnya.

Sementara, Kepala Markas PMI Kabupaten Banjar Nova Yuliana Sari menambahkan, latihan gabungan tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan tahun sebelumnya, yang memberikan materi Manajemen Palang Merah Remaja.

“Latihan kali ini tentang pertolongan pertama yang merupakan evaluasi bagi PMR Madya dan Wira agar lebih cakap menjadi relawan muda. Di ikuti 125 peserta dari 25 sekolah yang terdiri atas PMR Wira tingkat SMA dan PMR Madya tingkat SMP sederajat,” ujarnya.

Ia pun berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam memberikan pertolongan pertama, sekaligus membentuk kesiapsiagaan dan kepedulian sosial sejak usia remaja. ril/dio