BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin melantik tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II, di antaranya posisi kepala Dinas Sosial dan kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta Sekretaris DPRD Kota.

Adapun tujuh pimpinan tinggi pratama yang dilantik di Aula Kayuh Baimbai Balaikota Banjarmasin, Senin (3/8), adalah Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin Dr Eka Rahayu Normasari yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Kota Banjarmasin.

Kemudian Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin dijabat Jefrie Fransyah yang dulunya menjabat Kepala Bagian Hukum Sekretariat Kota Banjarmasin. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Banjarmasin dijabat Febpry Ghara Utama yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin.

Selanjutnya Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin dijabat Ignasius Rizki Perdana Salan yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dijabat Yanuar Diansyah yang sebelumnya menjabat Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Banjarmasin.

Kemudian Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin dijabat Hendra. Sebelumnya dia menjabat Sekretaris Satpol Kota Banjarmasin. Terakhir Sekrataris DPRD Kota Banjarmasin dijabat Ashadi Himawan yang sebelumnya menjabat Kabag Umum Sekretariat DPRD Kota Banjarmasin.

Walikota Yamin menegaskan pelantikan ini bukan sekadar untuk mengisi kekosongan kursi kepala dinas, namun menjadi langkah nyata untuk mengawal jalannya efektivitas program pembangunan dan memastikan setiap langkah birokrasi dan pelayanan publik dapat berjalan stabil.

Ia berharap, para pejabat yang baru dilantik tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi harus aktif turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi dan persoalan yang dihadapi warga.

“Hari ini ada sekitar tujuh pimpinan baru di dalam tim. Kita berharap yang baru ini bekerja tidak hanya di belakang meja, tetapi harus ke lapangan dan memastikan apa yang saat ini dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Menurut dia, seluruh jajaran pemerintah daerah pada hakikatnya bekerja untuk kepentingan masyarakat. Karena itu, setiap program dan kegiatan harus berangkat dari kebutuhan nyata di lapangan, bukan sekadar laporan administratif.

Yamin juga menekankan pentingnya sinergi antarsatuan kerja perangkat daerah (SKPD). Ia meminta seluruh pimpinan dinas saling merangkul, berkoordinasi, dan berkolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan kota.“Seluruh SKPD harus saling merangkul, saling berkoordinasi, dan saling berkolaborasi. Mereka yang sebelumnya juga pernah menjadi pimpinan di dinas-dinas tersebut, sehingga pengalaman itu harus dimanfaatkan bersama,” katanya.

Kepada pejabat baru mampu menggali berbagai persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kota Banjarmasin, mulai dari pelayanan publik, infrastruktur, hingga kebutuhan masyarakat di tingkat bawah.

Saya ingin semuanya benar-benar menggali apa yang menjadi permasalahan di Kota Banjarmasin,” tegasnya. via/ant