BANJARMASIN – Menindaklanjuti arahan Walikota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar meninjau langsung tumpukan material bongkaran bangunan di SDN Mawar 7, Jl Cempaka IX, Banjarmasin Tengah, Senin (27/7). Peninjauan ini turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Rian Utama.
Di lokasi, tumpukan sisa bongkaran diperkirakan mencapai 3 hingga 4 truk. Kondisi tersebut membuat halaman sekolah menjadi sempit. Padahal halaman tersebut rutin digunakan untuk apel pagi seluruh siswa.
Ichrom menjelaskan, material belum dipindahkan karena sebelumnya sudah didaftarkan untuk proses lelang. Sesuai ketentuan, aset yang masuk lelang tidak boleh dipindah.
“Kenapa sampai sekarang belum dipindahkan? Karena memang sesuai ketentuan yang berlaku, apabila sudah didaftarkan untuk proses lelang, maka tidak diperkenankan untuk melakukan pemindahan,” ujarnya.
Namun lelang sebelumnya dinyatakan gagal karena tidak ada penawaran. Setelah berkoordinasi dengan Kabid Aset, pemerintah daerah mengizinkan material dipindahkan terlebih dahulu.
“Sekarang lelangnya gagal, tidak ada yang melakukan penawaran. Jadi kita sudah koordinasikan dengan Kabid Aset bahwa ini boleh dipindahkan kalau ada tempat untuk meletakkannya. Kemungkinan akan kita tempatkan di Jl. Lingkar Selatan di samping kantor Dishub, Lingkar Kir,” jelas Ichrom.
Setelah dipindahkan ke lokasi penampungan sementara, material tersebut akan kembali diproses untuk pengajuan lelang.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan, Rian Utama menyampaikan proses pengangkutan dan pembersihan ditargetkan selesai dalam waktu satu minggu.
Dengan pemindahan ini, halaman SDN Mawar 7 diharapkan kembali luas dan dapat digunakan kembali secara optimal untuk kegiatan siswa. ril/via
