BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mulai mematangkan rencana pengembangan Pulau Insan menjadi kawasan ruang publik terpadu yang menggabungkan fungsi rekreasi, olahraga, hingga seni dan budaya. Saat ini, prosesnya masih berada pada tahap penyusunan feasibility study (FS) atau studi kelayakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar mengatakan, penyusunan FS dilakukan sebagai langkah awal sebelum proyek dikembangkan lebih lanjut yang hasil kajiannya akan menjadi dasar dalam menentukan konsep penataan, pengelolaan, hingga tahapan pembangunan kawasan.

“Memang masih berupa konsep sementara. Saat ini tim yang akan melakukan pengelolaan dan juga pengembangan terhadap Pulau Insan sedang membuat feasibility study (FS), khususnya di PUPR,” ujar Ichrom Muftezar, Senin (27/7).

Dikatakannya, pengembangan Pulau Insan tersebut merupakan bagian dari arahan Walikota Banjarmasin HMYamin agar kawasan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang publik yang bisa dinikmati masyarakat.

Tentunya pada kawasan itu akan membangun fasilitas baru yang mana pihaknya akan memanfaatkan bangunan yang telah ada di kawasan tersebut. Bangunan eksisting itu akan dialihfungsikan menjadi gedung seni dan budaya sebagai wadah berbagai kegiatan kesenian dan pelestarian budaya lokal.

“Bangunan tersebut direncanakan untuk dijadikan sebagai gedung seni budaya,” katanya.

Tak hanya itu, kawasan Pulau Insan juga dirancang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari Tugu Baiman Sejahtera, area parkir, ruang terbuka hijau (RTH), jogging track, taman, hingga fasilitas publik lainnya yang mendukung aktivitas masyarakat.

Meski demikian, pihaknya memastikan seluruh rencana tersebut belum memasuki tahap pelaksanaan. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap setelah kajian kelayakan selesai dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

“Dengan konsep tersebut, Pulau Insan diharapkan tidak hanya menjadi ruang terbuka bagi warga, tetapi juga berkembang sebagai destinasi baru yang menghidupkan aktivitas seni, budaya, dan rekreasi di Kota Banjarmasin,” kata Tezar. via