TANJUNG – Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani menghadiri syukuran tanam perdana padi di Lahan Cetak Sawah Rakyat Kelompok Tani Serumpun, bertempat di Desa Wayau RT 2, Kecamatan Tanjung, Rabu (15/7).

Adapun untuk jenis padi yang ditanam di lahan sawah ini merupakan jenis Varietas Padi Mekongga dengan masa panen sekitar 4 bulan.

Padi tersebut ditanam di lahan sawah Kelompok Tani Serumpun-Mambari dengan luas total sebesar 25 hektar. Sementara untuk padi yang akan ditanam seluas 7 hektar.

Kabid Penyuluhan DKPPP Tabalong, Rahman Effansyah menyampaikan, penanaman perdana ini merupakan pertama kalinya dilakukan di Desa Wayau.

“Sebelumnya kita juga melakukan tanam perdana di Desa Banyu Tajun, Kecamatan Tanjung. Mudahan-mudahan kegiatan ini dapat menambah luas lahan sawah dan meningkatkan produksi,” harapnya.

Sementara, Bupati dalam sambutannya mengatakan, pemerintah daerah sangat fokus sekali dalam mengembangkan sektor pertanian.

Karena menurutnya, penduduk Tabalong 60 persen berprofesi sebagai petani dalam arti luas, dan juga sejalan dengan program Presiden yakni swasembada pangan.

“Begitu pun dengan pemerintah provinsi juga mendukung, dari peralatannya disiapkan, cetak sawahnya ditambah, bibitnya dibantu juga, kemudian dalam sesi pelaksanaan alsintannya disiapkan,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga memiliki program Rasda (Beras Daerah) sebanyak Rp 17 miliar disiapkan yang merupakan beras dari petani Tabalong.

“Kemudian ada program Bela Tani (Beli Beras Dari Petani) hampir Rp 2 miliar dari zakat infaq sodaqoh ASN dan sumbangan non muslim. Jadi hampir Rp 19 miliar ini dibelikan untuk beras di Tabalong,” ungkapnya.

Bupati juga menyampaikan, apabila petani memerlukan modal, pemerintah daerah menyediakan program Kredit Tabalong Smart dengan bunga nol persen sampai Rp 50 juta.

“Itulah langkah-langkah strategis yang dilakukan pemerintah daerah agar petani kita meningkat produksi, pendapatan, dan kesejahteraannya,” pungkasnya.yan/rds