MARTAPURA – Sekretaris Daerah kabupaten (Sekdakab) Banjar, H Yudi Andrea secara resmi menutup kegiatan Pembinaan dan Pemasangan Baret Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banjar.
Kegiatan yang diadakan di Kawasan Taman hutan raya (Tahura) Sultan Adam Mandiangin, Kecamatan Karang Intan, Rabu (8/7) siang, diikuti sebanyak 30 anggota yang merupakan personel baru.
Tercatat 30 personel baru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) ini, memperkuat jajaran Satpol PP Kabupaten Banjar.
Sekdakab Banjar, Yudi Andrea mengatakan, kegiatan pembaretan ini memiliki tiga esensi utama dalam membentuk karakter dasar setiap personel, meliputi memperkuat kekompakan, menumbuhkan rasa kebersamaan, dan pendekatan humanis berbasis masyarakat.
“Kita berharap dengan solidnya mereka ini akan membantu dalam penyelenggaraan penugasan di lapangan. Satpol PP Kabupaten Banjar harus semakin humanis dan persuasif dalam mengambil tindakan, namun tetap berwibawa,” ujarnya.
Terkait pemenuhan target penegakan Perda, Yudi menilai, secara kuantitas jumlah personel Satpol PP saat ini sudah terbilang cukup. Fokus ke depan adalah melakukan pemetaan dan pembagian tugas secara lebih efektif.
Jika sebelumnya konsentrasi personel masih berpusat di kawasan perkotaan Martapura, ke depannya anggota Satpol PP akan didelegasikan ke berbagai wilayah kecamatan atau titik-titik yang rawan pelanggaran, seperti kawasan padat pedagang kaki lima (PKL), jelasnya.
Sementara itu, Plt Kasatpol PP Banjar, Fahruddin mengatakan, sebagai garda terdepan dalam penegakan peraturan daerah (Perda), anggota Satpol PP dituntut untuk memiliki komitmen tinggi dalam menjalankannya di masa depan, karena itu karakter pribadi yang kuat menjadi kunci keberhasilan penertiban di laangan.
“Masyarakat sangat membutuhkan bantuan dan kehadiran kami, baik dalam penanganan pelanggaran, situasi darurat maupun dalam upaya penertiban umum,” ucapnya.
Melalui pembaretan ini, seluruh personel diharapkan siap secara fisik dan mental untuk menjaga kesejahteraan serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Kegiatan diakhiri pemasangan baret kepada para peserta yang telah dinyatakan lulus mengikuti seluruh tahapan pembinaan.
Pemasangan baret menjadi simbol kesiapan, tanggung jawab dan kebanggaan sebagai anggota Satpol PP, dalam mengemban tugas pengabdian kepada masyarakat. ril/dio/ani
