JAKARTA – Harga pangan hari Kamis di pasar tradisional secara nasional terpantau melanjutkan tren pelemahan, terutama pada sejumlah komoditas hortikultura. Harga cabai dan bawang merah kembali turun, sedangkan harga beras cenderung stabil dan minyak goreng tidak banyak mengalami perubahan.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia pada Kamis pagi, harga beras bergerak relatif stabil. Harga beras kualitas bawah I naik tipis 0,34% menjadi Rp14.700 per kilogram. Beras kualias bawah II juga naik 0,34% menjadi Rp14.550 per kilogram.
Pada kelompok bumbu dapur, harga bawang merah ukuran sedang turun 5,39% menjadi Rp48.300 per kilogram. Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang naik ,80% menjadi Rp44.000 per kilogram.
Harga cabai kembali mengalami penurunan di seluruh jenis. Cabai merah besar turun 3,45% menjadi Rp51.800 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting turun 3,82% menjadi Rp51.600 per kilogram.
Kemudian, cabai rawit hijau turun 3,74% menjadi Rp50.150 per kilogram dan cabai rawit merah turun 7,26% menjadi Rp63.900 per kilogram. Pada kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah turun tipis 0,24% menjadi Rp20.550 per liter.
Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek I tetap di Rp24.250 per liter dan minyak goreng kemasan bermerek II juga tetap di Rp23.400 per liter. Untuk komoditas gula, harga gula pasir kualitas premium tetap di Rp20.300 per kilogram. Sementara itu, gula pasir loal turun tipis 0,26% menjadi Rp19.050 per kilogram. Pada kelompok protein hewani, harga daging sapi kualitas I naik 0,17% menjadi Rp150.100 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II naik 0,14% menjadi Rp141.100 per kilogram.
Di sisi lain, harga daging ayam ras segar turun 0,81% menjadi Rp36.750 per kilogram. Adapun, harga telur ayam ras segar turun 1,52% menjadi Rp29.250 per kilogram.
Secara keseluruhan, harga pangan ini masih didominasi penurunan, terutama pada kelompok cabai dan bawang merah. bisn/mb06
