
RANTAU – Bupati Tapin H Yamani dan Wakil Bupati Tapin H Juanda menerima penganugrahan Kartika Pamong Praja Muda dari institut pemerintahan dalam negeri (IPDN) Jatinangor pada upacara penutupan kegiatan retret ASN dilingkungan Pemkab Tapin. Bertempat di Lapangan Parade Kampung IPDN Jatinangor, Kota Bandung, Sabtu (09/05/26).
Untuk diketahui, Anugrah Kartika Pamong Praja Muda adalah tanda penghargaan kehormatan yang diberikan oleh Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kepada Bupati dan Wakil Bupati Tapin atas prestasi dalam penyelenggaraan pemerintahan di kabupaten Tapin.
Penghargaan ini diberikan atas prestasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, pengelolaan keuangan daerah yang maksimal, serta kontribusi dalam mendukung sarana/prasarana maupun pemberdayaan lulusan IPDN.
Seperti yang diutarakan Bupati Tapin H Yamani, anugrah penghargaan ini diberikan menjadi kebanggaan bagi kami bisa berada di Kampus IPDN. Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi kabupaten Tapin yang terus dapat bersinergi dengan lembaga pendidikan Pemerintahan sangat penting untuk menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Penganugerahan Kartika Pamong Praja Muda dan Pin Alumni Kehormatan IPDN, diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada kepala daerah yang dinilai memiliki perhatian dan komitmen terhadap pengembangan sumber daya aparatur Pemerintahan, serta peningkatan kualitas tata kelola Pemerintahan Daerah.
“Semoga apa yang dipelajari dalam kegiatan retret ini dapat dibawa dan diimplementasikan di daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Penghargaan Anugrah Kartika Pamong Praja Muda juga diberikan kepada Bupati HST Syamsul Rizal, pada upacara penutupan retret dan sekaligus penyematan Pin alumni kehormatan pendidikan tinggi kepamongprajaan yang berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pimpinan IPDN, peserta pengembangan kompetensi, serta sejumlah Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
Ditambahkan Bupati Tapin H Yamani, program pengembangan kompetensi yang dilaksanakan IPDN menjadi sarana penting, untuk memperkuat kapasitas aparatur pemerintah daerah agar mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang terus berkembang.
“Untuk kita ikut merasa bangga dan bersyukur dapat hadir langsung di Kampus IPDN yang dikenal sebagai lembaga pendidikan kader Pemerintahan di Indonesia ini,” ucapnya.{[her/mb03}}

