
MARTAPURA – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) dan TP PKK Kabupaten Banjar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kader Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA).
Bimtek di Aula Bauntung, Kantor Bapperida Kabupaten Banjar ini di ikuti para kader ketahanan pangan perwakilan PKK desa, dengan menghadirkan narasumber, di antaranya Ketua TP Posyandu Hj Nurgita Tiyas, praktisi ketahanan pangan Yanuar Pribadi, serta demo memasak oleh Chef Muhammad Ridwan dari Chef Association.
Ketua TP Posyandu Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. “Bimtek ini sangat membantu dalam meningkatkan kapasitas kader ketahanan pangan di daerah. Ke depan diharapkan semakin banyak kolaborasi baik dalam forum seperti ini maupun dalam praktik di lapangan bersama TP PKK dan TP posyandu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Kabupaten Banjar memiliki potensi lahan yang subur dan jumlah penduduk yang besar. Jika dikelola dengan baik, hal tersebut dapat menjadi kekuatan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Melalui kegiatan ini, Nurgita berharap para kader tidak hanya menyerap materi, melainkan juga mampu merancang strategi yang akan diterapkan di lapangan sebagai garda terdepan dalam pembinaan masyarakat.
“Diharapkan kader semakin cerdas dalam mendukung penyelenggaraan posyandu, terutama terkait konsumsi menu gizi sehat dan seimbang bagi seluruh anggota keluarga,” ujarnya.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPKP Provinsi Kalimantan Selatan M Maulidinsyah Sara Sakti menambahkan, bimtek ini diharapkan menjadi ujung tombak TP PKK khususnya kader pangan, dalam memberikan edukasi dan motivasi kepada masyarakat di desa masing-masing.
Ia juga mendorong TP PKK Kabupaten Banjar melakukan evaluasi terhadap kader yang mengikuti bimtek, agar program serupa dapat berkelanjutan di wilayah kerja masing-masing.
Sementara, Kepala DKPP Banjar Sipliansyah Hartani mengucapkan terima kasih atas penunjukan Kabupaten Banjar sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Bimtek B2SA.
“Peserta bimtek adalah kader pangan perwakilan PKK desa. Mereka diharapkan menjadi ujung tombak dalam menyampaikan pentingnya B2SA baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” pungkasnya. ril/dio

