Mata Banua Online
Kamis, April 30, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Prabowo: Kalau Mau Kabur, Kabur Aja!

by Mata Banua
29 April 2026
in Headlines
0

 

Presiden Prabowo Subianto.

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto kembali menyinggung narasi ‘Indonesia Gelap’ yang sempat ramai belakangan.

Berita Lainnya

Puluhan WNA Disekap di Guest House Kuta Bali

Puluhan WNA Disekap di Guest House Kuta Bali

29 April 2026
DPR: Alasan Kemendikti Tak Berdasar

DPR: Alasan Kemendikti Tak Berdasar

28 April 2026

“Indonesia gelap, matanya buram Indonesia gelap, Indonesia terang, ada yang mau kabur. Ada yang mau kabur, kabur saja,” kata Prabowo di Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II, Cilacap, Jateng, Rabu (29/4), seperti dikutip CNNIndonesia.com.

Prabowo menyindir ada pihak yang menurutnya tidak patriotik dan cinta tanah air.

Ia pun menantang para pihak yang menyuarakan itu untuk ‘kabur’ saja, sebagaimana yang mereka suarakan.

Padahal, Prabowo menyebut Indonesia merupakan negara yang paling aman di tengah ketidakpastian global hari ini.

“Hei orang-orang pintar bukalah, bukalah berita, lihat lah. Kita ditempatkan sebagai negara paling aman di dunia sekarang, kabur aja deh, ya kabur aja biar kita enggak gaduh,” ucapnya.

Prabowo menyebut ia dan jajarannya hanya ingin bekerja untuk seluruh rakyat Indonesia.

Ia menyatakan ia ingin seluruh kekayaan Indonesia dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia.

Prabowo menyatakan bahwa sudah terlalu lama kekayaan alam Indonesia tidak dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia, tapi hanya dinikmati segelintir orang.

“Sudah terlalu lama sumber daya alam kita dikuasai oleh pedagang-pedagang yang saya pertanyakan nasionalisme mereka, kita kasih konsesi tambang, kita kasih konsesi perkebunan, kita kasih lagi kredit dari bank milik rakyat, tapi mereka begitu berhasil, hasil usahanya tidak ditempatkan di Indonesia,” ujar dia. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper