Mata Banua Online
Senin, April 27, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Industri Perhotelan Tertekan Efisiensi Anggaran

by Mata Banua
12 Februari 2025
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2025\Februari 2025\113 Februari 2025\7\7\8\hal 7 - 2 klm (BaWAH).jpg
(foto:mb/web)

JAKARTA – Efisiensi ang­gar­an yang dilakukan Prabowo Subianto disebut berpotensi mem­buat Industri perhotelan ber­guncang. Pendapatan sebesar Rp24,5 triliiun terancam hilang.

Ketua Umum Perhimpunan Ho­tel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani men­yampaikan, rata-rata pangsa pa­sar pemerintah untuk hotel bin­tang 3 hingga bintang 5 se­ki­tar 4%.

Berita Lainnya

Pengusaha Daging Rugi Dampak Harga Jual Ditahan

Pengusaha Daging Rugi Dampak Harga Jual Ditahan

26 April 2026
Purbaya Usulkan Insentif Motor Listrik Rp5 Juta

Purbaya Usulkan Insentif Motor Listrik Rp5 Juta

26 April 2026

Dengan adanya kebijakan efi­siensi, maka industri per­ho­telan diramal kehilangan pen­da­pat­an sekitar Rp24,5 triliun. “Itu ka­mi sudah hitung kurang le­bih­nya potensi hilangnya itu ada­lah Rp24,5 triliun untuk se­lu­ruh­nya, bintang 3, 4, 5, ya,” ka­ta Hariyadi dalam konferensi pers Musyawarah Nasional (Munas) XVIII PHRI Tahun 2025.

Hariyadi yang juga me­ru­pakan Ketua Umum Gabungan In­dustri Pariwisata Indonesia (Gipi) itu mengungkapkan, dam­pak kebijakan pemangkasan ang­garan pemerintah terhadap in­dustri perhotelan sudah mulai te­rasa.

Hingga saat ini, Hariyadi men­yebut bahwa tidak ada pe­me­sanan yang masuk dari ka­la­ng­an pemerintah, baik untuk mee­ting maupun kegiatan la­in­nya.

Sementara itu pada 2024, ting­kat okupansi hotel bintang em­pat di Kabupaten Cirebon me­ng­alami penurunan sig­ni­fi­kan se­panjang 2024. Dua hotel besar di daerah tersebut, Hotel Aston dan Hotel Patra, mencatatkan pe­nu­runan jumlah tamu yang me­nginap dibandingkan tahun se­be­lumnya.

Berdasarkan data Dinas Ke­bu­dayaan dan Pariwisata (Dis­bud­par) Kabupaten Cirebon, Ho­tel Aston mencatat okupansi se­b­anyak 72.446 tamu sepanjang 2024, turun drastis sebesar 33,04% dibandingkan tahun se­be­lumnya.

Sementara itu, Hotel Patra ma­sih lebih stabil dengan jumlah ta­mu sebanyak 70.237, meski te­tap mengalami penurunan se­be­sar 6,12%. Penurunan oku­pan­si hotel di Kabupaten Cire­bon dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Salah satu yang bakal mem­perparah adalah kebijakan pe­me­rintah daerah yang melarang pen­yelenggaraan acara se­re­mo­nial di hotel. Larangan ini ber­dampak langsung pada tingkat hu­nian kamar, terutama dari sek­tor meetings, incentives, con­ferences, and exhibitions (MICE) yang menjadi salah satu sum­ber pendapatan utama bagi ho­tel berbintang.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Ka­bupaten Cirebon Ida Khartika men­yebutkan kebijakan tersebut mem­persempit ruang gerak in­dustri perhotelan. “Banyak in­stansi yang biasanya mengadkan ke­giatan di hotel kini mencari al­ternatif lain, seperti gedung per­temuan milik pemerintah atau bah­kan daring. Ini jelas ber­dam­pak pada tingkat okupansi,” kata Ida.

Selain itu, daya beli ma­s­ya­ra­kat yang masih lemah serta per­saingan dengan penginapan non-hotel, seperti guest house dan apartemen sewa, juga men­jadi tantangan tersendiri.

Deputi Bidang Industri dan In­vestasi Kementerian Pa­ri­wi­sata (Kemenpar) Rizki Handayani Mustafa me­ng­u­ng­kap bahwa pemangkasan an­g­gar­an terjadi di sejumlah ke­men­terian/lembaga termasuk K­e­men­par. Mereka juga menyadari bah­wa kondisi berisiko men­cip­tkan PHK massal. “Ibu Menteri [Widiyanti Putri Wardhana] me­mang sedang mencoba me­ya­kin­kan bagaimana dampaknya pemotongan anggaran ini ter­ha­dap di industri,” ungkap Kiki da­lam diskusi panel. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper