Mata Banua Online
Selasa, Januari 20, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Industri Perhotelan Tertekan Efisiensi Anggaran

by Mata Banua
12 Februari 2025
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2025\Februari 2025\113 Februari 2025\7\7\8\hal 7 - 2 klm (BaWAH).jpg
(foto:mb/web)

JAKARTA – Efisiensi ang­gar­an yang dilakukan Prabowo Subianto disebut berpotensi mem­buat Industri perhotelan ber­guncang. Pendapatan sebesar Rp24,5 triliiun terancam hilang.

Ketua Umum Perhimpunan Ho­tel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani men­yampaikan, rata-rata pangsa pa­sar pemerintah untuk hotel bin­tang 3 hingga bintang 5 se­ki­tar 4%.

Berita Lainnya

G:\2026\Januari\20 Januari 2026\7\7\master 7.jpg

Jelang Ramadhan,Waspadai Harga Beras dan Gula

19 Januari 2026
G:\2026\Januari\20 Januari 2026\7\7\hal 7 - 2 klm (KIRI).jpg

Trio Motor Luncurkan All New Honda Vario 125

19 Januari 2026

Dengan adanya kebijakan efi­siensi, maka industri per­ho­telan diramal kehilangan pen­da­pat­an sekitar Rp24,5 triliun. “Itu ka­mi sudah hitung kurang le­bih­nya potensi hilangnya itu ada­lah Rp24,5 triliun untuk se­lu­ruh­nya, bintang 3, 4, 5, ya,” ka­ta Hariyadi dalam konferensi pers Musyawarah Nasional (Munas) XVIII PHRI Tahun 2025.

Hariyadi yang juga me­ru­pakan Ketua Umum Gabungan In­dustri Pariwisata Indonesia (Gipi) itu mengungkapkan, dam­pak kebijakan pemangkasan ang­garan pemerintah terhadap in­dustri perhotelan sudah mulai te­rasa.

Hingga saat ini, Hariyadi men­yebut bahwa tidak ada pe­me­sanan yang masuk dari ka­la­ng­an pemerintah, baik untuk mee­ting maupun kegiatan la­in­nya.

Sementara itu pada 2024, ting­kat okupansi hotel bintang em­pat di Kabupaten Cirebon me­ng­alami penurunan sig­ni­fi­kan se­panjang 2024. Dua hotel besar di daerah tersebut, Hotel Aston dan Hotel Patra, mencatatkan pe­nu­runan jumlah tamu yang me­nginap dibandingkan tahun se­be­lumnya.

Berdasarkan data Dinas Ke­bu­dayaan dan Pariwisata (Dis­bud­par) Kabupaten Cirebon, Ho­tel Aston mencatat okupansi se­b­anyak 72.446 tamu sepanjang 2024, turun drastis sebesar 33,04% dibandingkan tahun se­be­lumnya.

Sementara itu, Hotel Patra ma­sih lebih stabil dengan jumlah ta­mu sebanyak 70.237, meski te­tap mengalami penurunan se­be­sar 6,12%. Penurunan oku­pan­si hotel di Kabupaten Cire­bon dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Salah satu yang bakal mem­perparah adalah kebijakan pe­me­rintah daerah yang melarang pen­yelenggaraan acara se­re­mo­nial di hotel. Larangan ini ber­dampak langsung pada tingkat hu­nian kamar, terutama dari sek­tor meetings, incentives, con­ferences, and exhibitions (MICE) yang menjadi salah satu sum­ber pendapatan utama bagi ho­tel berbintang.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Ka­bupaten Cirebon Ida Khartika men­yebutkan kebijakan tersebut mem­persempit ruang gerak in­dustri perhotelan. “Banyak in­stansi yang biasanya mengadkan ke­giatan di hotel kini mencari al­ternatif lain, seperti gedung per­temuan milik pemerintah atau bah­kan daring. Ini jelas ber­dam­pak pada tingkat okupansi,” kata Ida.

Selain itu, daya beli ma­s­ya­ra­kat yang masih lemah serta per­saingan dengan penginapan non-hotel, seperti guest house dan apartemen sewa, juga men­jadi tantangan tersendiri.

Deputi Bidang Industri dan In­vestasi Kementerian Pa­ri­wi­sata (Kemenpar) Rizki Handayani Mustafa me­ng­u­ng­kap bahwa pemangkasan an­g­gar­an terjadi di sejumlah ke­men­terian/lembaga termasuk K­e­men­par. Mereka juga menyadari bah­wa kondisi berisiko men­cip­tkan PHK massal. “Ibu Menteri [Widiyanti Putri Wardhana] me­mang sedang mencoba me­ya­kin­kan bagaimana dampaknya pemotongan anggaran ini ter­ha­dap di industri,” ungkap Kiki da­lam diskusi panel. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper