Mata Banua Online
Selasa, April 7, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Paman Birin Apresiasi Bimtek KPK RI

by Mata Banua
29 September 2024
in Pemprov Kalsel
0

 

Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Brigjen Polisi Kumbul Kuswiyanto Sujadi memukul gong sebagai tanda dibukanya Bimtek yang digelar KPK RI, disaksikan Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor atau Paman Birin meng­apesiasi bimbingan teknis (Bimtek) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, guna mencegah korupsi, karena perilaku korupsi dapat terbentuk dari budaya yang ada dalam keluarga sendiri.

Berita Lainnya

Gubernur : Pemprov Kalsel Tak Terapkan Kebijakan WFH Bagi ASN

Gubernur : Pemprov Kalsel Tak Terapkan Kebijakan WFH Bagi ASN

6 April 2026
Gubernur Kalsel Targetkan Capaian Anggaran 50 Persen di Triwulan II

Gubernur Kalsel Targetkan Capaian Anggaran 50 Persen di Triwulan II

6 April 2026

“Keluarga yang terbiasa dengan gaya hidup mewah, menuntut materi secara berlebihan hingga terbiasa memanfaatkan fasilitas negara adalah faktor-faktor yang dapat mendorong seseorang untuk meraup lebih banyak dari haknya alias korupsi,” tandasnya di Banjarbaru, Kamis (26/9).

Hal itu disampaikan Paman Birin dalam sambutan tertulis dibacakan Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar pada Pembukaan Bimtek Keluarga Berintegritas yang digelar Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI bersama Inspektorat Provinsi Kalimantan Selatan di Gedung KH Idham Khalid, di Banjarbaru.

Tampak hadir Direktur Pem­binaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Brigjend Pol Kumbul Kuswiyanto Sujadi, Inspektur Daerah Provinsi Kal­sel, Akhmad Fydayeen, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Dr HM Tam­brin serta jajaran pimpinan SKPD Kalsel.

“Saya mengucapkan terima kasih atas perhatiannya kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dengan menyelenggarakan kegiatan Bimtek yang memiliki tujuan preventif atas tindakan korupsi,” sebut Paman Birin.

Menurut Paman Birin, bagaimana budaya keluarga kita selama ini kemudian sudahkah mampu mem­bimbing keluarga dengan baik. “Integritas merupakan kesatuan pikiran, ucapan dan tindakan yang memancarkan kejujuran, keteguhan dan tanggung jawab,” sebutnya.

Paman Birin menilai bahwa integritas akan mengarahkan seseo­rang pada perilaku-perilaku baik, sekaligus menjadi rem atas tindakan-tindakan yang melanggar nilai dan norma sosial.

“Seseorang yang berintegritas tinggi adalah seseorang yang dapat di­percaya dan bisa diandalkan. Sejati­nya, nilai-nilai integritas harus ada dalam diri setiap orang, terutama para pejabat yang tentunya rentan ter­hadap gratifikasi, suap dan aksi-aksi korupsi lainnya,” ungkap Paman Birin.

Selain memiliki karakter yang unggul dan kompeten, Paman Birin menyebut pejabat yang baik haruslah bersifat jujur, bertanggung jawab dan teguh pendirian dalam menolak tawaran-tawaran yang melanggar nilai dan norma.

Sementara itu, Inspektur Daerah Provinsi Kalsel, Akhmad Fydayeen mengatakan kegiatan ini memiliki dasar untuk mencegah perilaku korupsi dalam keluarga.

Lewat forum ini, Fydayeen menyebutkan tujuan dari kegiatan bimtek tersebut adalah meningkatkan penge­tahuan dan kapasitas seseorang dalam mewujudkan sikap integritasnya.

“Setidaknya, mencegah perilaku korupsi di lingkungan keluarga dan pentingnya, membangun keluarga yang berintegritas,” ujarnya.

Dayan (sapaan akrabnya) mene­rangkan sebuah keluarga yang ber­integritas itu menciptakan kehar­mo­nisan dan saling menghargai. Antara suami dan istri agar saling meng­ingat­kan untuk tidak ber­perilaku korupsi.

Dia menuturkan, sebuah keluarga yang berintegritas itu harus mampu menyuarakan sikap kritis, baik itu kepada suami, isteri maupun anak sehingga menciptakan sebuah keluarga yang teladan.

Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Brigjend Pol Kumbul Kuswiyanto Sujadi pun menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Paman Birin atas kerjasa­manya dalam bersinergi untuk mem­berantas korupsi.

“Tentunya, ada maksud dan tujuan bahwa bimtek ini dilakukan, hal itu mengingat kita semua memahami bahwa perilaku korupsi adalah kejahatan yang luar biasa,” terang Kuswiyanto Sujadi.

Dampak dari pola korupsi, Kuswi­yanto Sujadi menyebut berpengaruh pada aspek kemiskinan, pengangguran dan degradasi moral di Indonesia.

Kuswiyanto Sujadi menilai budaya korupsi itu harus dihindari dan mencegahnya dari lingkungan keluarga sendiri, kemudian masyarakat sekitar.

“Kebanyakan perilaku korupsi dianggap menjadi budaya yang biasa, oleh karena itu, keluarga berintegritas perlu diwujudkan agar membangun perilaku anti-korupsi,” pungkasnya. mr/adpim/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper