BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru kembali menggelar Parade Senja Bulan Oktober Tahun 2026 di Lapangan Dr Murdjani Banjarbaru, Senin (19/10).
Acara ini menyuguhkan beragam pertunjukan seni pertunjukan, budaya, serta aksi kebolehan generasi muda Kota Idaman.
Sesi pertunjukan seni dibuka Sanggar Skenda Banjarbaru sebagai penampil pertama. Mereka membawakan seni teater berjudul Diam Bukan Berarti Kosong, yang disadur dari teater Mimpi Itu Tidak Gratis.
Melalui pementasan ini, para pemuda Sanggar Skenda menyampaikan pesan moral mendalam tentang keberanian untuk bermimpi besar, pentingnya saling memahami dalam keluarga, serta imbauan agar tetap berpikir positif dan tidak menjadi ‘kosong’ saat memilih diam.
Pertunjukan dilanjutkan Sanggar Idaman Banjarbaru yang membawakan Tari Medley Japin Persembahan dan Kemilau Nusantara. Tari Japin Persembahan menampilkan keceriaan para Galuh Banjar dalam balutan gerak tari kreasi baru yang energik.
Sementara, Tari Kemilau Nusantara memperlihatkan keindahan keberagaman budaya Indonesia yang menyatu menuju Indonesia Emas.
Sebagai penutup pertunjukan, Forum Baris Indonesia (Forbasi) Kota Banjarbaru menampilkan unit binaannya, yaitu Paskibra SMAN 4 Banjarbaru.
Aksi baris-berbaris yang presisi dan kompak ini sekaligus menjadi ajang persiapan Paskibra SMAN 4 Banjarbaru, yang akan mewakili Kontingen Kota Banjarbaru pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) November mendatang.
Kemeriahan Parade Senja kali ini mendapat apresiasi hangat dari warga yang memadati area Lapangan Dr Murdjani.
Salah seorang penonton, Fajar mengaku terkesan dengan suguhan acara yang dinilai makin kreatif dan menghibur. “Tarian dan aksi paskibra yang luar biasa seru. Semoga kegiatan positif seperti ini terus konsisten digelar,” ujarnya.
Rangkaian acara Parade Senja kemudian di tutup secara khidmat dengan Apel Penurunan Bendera Sang Merah Putih. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, yakni Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi dan Keuangan Kota Banjarbaru Muhammad Mirhansyah. ril/dio/yos
