JAKARTA – Liverpool akan menjamu Villarreal di Stadion Anfield pada Rabu, 21 Oktober dalam lanjutan fase liga Liga Champions 2026-2027 yang akan disiarkan langsung oleh SCTV mulai pukul. 03.00 WITA. Tuan rumah berusaha mempertahankan rekor sempurna di kompetisi tersebut, sedangkan Villarreal datang dengan modal kemenangan atas Napoli pada pertandingan sebelumnya.
Liverpool menempati posisi kelima klasemen fase liga dengan enam poin dari dua pertandingan. The Reds meraih kemenangan 6-3 atas LASK Linz pada 14 Oktober, sebelum mengalahkan Brentford 2-1 di Liga Inggris pada Sabtu.
Kemenangan atas Brentford menjadi modal penting bagi Liverpool menjelang pertandingan melawan wakil Spanyol tersebut. Liverpool telah memenangi enam dari delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi, dengan satu-satunya kekalahan dalam periode itu terjadi saat menghadapi Manchester City.
Meski demikian, performa Liverpool di Anfield musim ini belum sepenuhnya konsisten. Dari lima pertandingan kandang, mereka mencatat dua kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan.
Salah satu kemenangan tersebut diraih ketika menghadapi Atletico Madrid pada pertandingan pembuka Liga Champions. Liverpool bangkit setelah tertinggal akibat gol Marcos Llorente, sebelum Dominik Szoboszlai dan Alexis Mac Allister memastikan kemenangan tuan rumah.
Namun, Liverpool menghadapi persoalan kebugaran pemain menjelang duel melawan Villarreal. Szoboszlai dan Jeremie Frimpong mengalami cedera otot saat menghadapi Brentford dan diperkirakan harus menepi selama beberapa waktu.
Ryan Gravenberch berpeluang kembali mengisi lini tengah setelah absen pada pertandingan melawan Brentford karena menjalani hukuman larangan bermain. Ia diperkirakan berduet dengan Mac Allister.
Cody Gakpo juga berpeluang masuk susunan pemain utama setelah sebelumnya memulai pertandingan dari bangku cadangan. Ia diprediksi mengisi lini serang bersama Bradley Barcola, Florian Wirtz, dan Alexander Isak.
Di kubu lawan, Villarreal menempati posisi ke-14 klasemen fase liga dengan tiga poin. Tim asal Spanyol itu baru saja bermain imbang tanpa gol melawan Elche di La Liga, tetapi sebelumnya menang 3-1 atas Napoli pada 13 Oktober.
Hasil melawan Elche membuat Villarreal berada di posisi ke-12 klasemen La Liga dengan sembilan poin dari sembilan pertandingan. Performa mereka di awal musim juga sempat kurang meyakinkan karena tidak meraih kemenangan dalam enam pertandingan pertama, termasuk menelan empat kekalahan.
Meski demikian, Villarreal mulai menunjukkan perbaikan. Mereka telah meraih empat kemenangan dan hanya sekali kalah dalam periode setelah enam pertandingan awal tersebut.
Tantangan terbesar bagi Villarreal adalah performa tandang. Mereka hanya menang sekali dalam enam pertandingan tandang musim ini. Kekalahan dari Liverpool akan menjadi kekalahan keempat mereka dalam tujuh pertandingan tandang.
Pelatih Villarreal, Inigo Perez, berharap timnya mampu meraih kemenangan kedua atas Liverpool dalam lima pertemuan. Namun, Villarreal kalah dalam tiga pertemuan terakhir melawan klub Merseyside tersebut.
Georges Mikautadze diperkirakan menjadi tumpuan Villarreal di lini depan setelah tampil mengesankan musim ini dan mencetak gol saat melawan Napoli. Ia kemungkinan didukung oleh lini tengah yang melibatkan Pape Gueye dan Santi Comesana.
Liverpool memiliki modal positif setelah meraih dua kemenangan beruntun, termasuk kemenangan atas Brentford. Bermain di Anfield juga memberi mereka keuntungan, meski absennya Szoboszlai dan Frimpong dapat memengaruhi keseimbangan permainan.
Villarreal berpotensi memberikan perlawanan setelah menang atas Napoli. Namun, catatan tandang yang kurang meyakinkan dan tiga kekalahan beruntun dalam pertemuan terakhir melawan Liverpool menjadi tantangan bagi tim tamu.
Berdasarkan kondisi kedua tim dalam laporan tersebut, Liverpool lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan. Meski demikian, hasil akhir tetap bergantung pada performa kedua tim saat pertandingan berlangsung. voi
