DANAU PANGGANG – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H Supian HK bersama jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Selatan memantau kondisi alur sungai di Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Senin (19/10).

Peninjauan dilakukan menyusul laporan warga terkait pendangkalan alur sungai, yang diperparah dengan menurunnya debit air akibat fenomena El Nino Godzilla (Super El Nino) yang melanda Kalimantan Selatan.

BMKG mencatat, El Nino kategori sangat kuat ini telah menyebabkan penurunan curah hujan di bawah normal, dan penyusutan debit sungai-sungai di Kalsel yang di prediksi berlangsung hingga November 2026.

Di lapangan, Ketua DPRD Kalsel melihat secara langsung kondisi alur yang menyempit akibat sedimentasi dan tumpukan eceng gondok serta gulma air.

Kondisi ini menyulitkan kapal penumpang dan angkutan barang yang menjadi urat nadi transportasi antardesa di kawasan Danau Panggang-Paminggir, yang merupakan jalur lintas provinsi.

“Hari ini kami turun langsung bersama dishub provinsi. Kita lihat sendiri, alurnya dangkal sekali. Ditambah debit air turun drastis karena El Nino ini, kelotok warga nyangkut, distribusi hasil pertanian dan perikanan terganggu. Ini tidak bisa dibiarkan, ini soal ekonomi rakyat,” ujarnya.

Selain itu, Supian HK juga mengapresiasi Dishub Kalsel yang selama ini rutin membantu pembersihan alur dengan kapal pembersih, namun menegaskan perlu langkah yang lebih permanen.

“Pembersihan Eceng Gondok itu sifatnya situasional. Yang kita butuhkan sekarang adalah pengerukan dan normalisasi kanal secara menyeluruh. Dulu aspirasi ini sudah pernah kita perjuangkan, dan manfaatnya sangat dirasakan warga untuk cegah banjir serta melancarkan perikanan. Sekarang harus kita lanjutkan lagi,” tegasnya.

Sementara, Kasi Dal Ops Dishub Kalsel Weidyael Fitrin menyebutkan, pendangkalan ini menjadi perhatian serius karena Danau Panggang 65 persen wilayahnya adalah rawa dan danau, yang sangat bergantung pada transportasi air.

“Kami sudah melihat langsung kondisi di lapangan, dan selanjutnya akan kami tindaklanjuti dengan melakukan normalisasi sungai Danau Panggang di tahun ini,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Supian HK juga berdialog langsung dengan para danramil, kapolsek, dan operator kelotok di Dermaga Danau Panggang, untuk mendengar keluhan warga secara langsung. rds/yos