What's Hot

BANJARMASIN – PT Jasa Raharja (Persero) dan Jasaraharja Putera hingga kini telah membayarkan santunan kepada ahli waris dari korban meninggal Kapal Virgo Transport 8 yang teridentifikasi dengan total nilai Rp3.028.000.000 atau Rp3,02 miliar.

“Santunan meninggal dunia ini telah diserahkan kepada 46 orang dengan rincian Jasa Raharja Rp2.162.000.000 dan Jasaraharja Putera Rp866.000.000,” kata Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kalimantan Selatan Ahmad Arkan Nugraha di Banjarmasin, Rabu malam.

Arkan menjelaskan santunan dari Jasa Raharja kepada ahli waris sebesar Rp50 juta ditambah Jasaraharja Putera Rp20 juta sehingga totalnya Rp70 juta.

Namun jika korban tidak memiliki ahli waris maka Jasa Raharja memberikan penggantian berupa biaya penguburan Rp4 juta dan ekstra cover bantuan biaya penguburan dari Jasaraharja Putera Rp2 juta.

Hingga Rabu malam, korban meninggal dunia yang teridentifikasi 51 orang dan belum teridentifikasi 27 orang.

Arkan memastikan pihaknya terus mengawal proses identifikasi oleh tim DVI Polda Kalimantan Selatan sehingga ketika jasad teridentifikasi maka santunannya segera diproses.

Sementara, Kepala Seksi Ops Basarnas Banjarmasin Bramantya Semara menyebut lorong-lorong pada bangkai badan Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di bawah laut Jawa banyak yang tertutup.

“Akses masuk penyelam ke badan kapal sangat terbatas karena tertutup,” kata dia di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, Rabu (30/9) malam.

Bramantya menjelaskan dengan posisi kapal terbalik maka semua barang termasuk milik penumpang juga berada di langit-langit.

Kondisi ini juga sangat menyulitkan tim penyeam karena diperkirakan jasad korban juga ada yang berada di dalamnya.

Oleh karena itu, tim penyelam yang mendukung pencarian korban di bawah permukaan laut sangat berhati-hati dan tetap mengutamakan aspek keselamatan.

Dengan kondisi kapal masih labil akibat pengaruh arus gelombang yang kencang maka upaya menyusuri sekitar area kapal cukup rawan dilakukan.

“Namun pada prinsipnya kita tetap mengoptimalkan segala upaya yang bisa dilakukan agar bisa menemukan sisa korban,” tegasnya.

Termasuk menyusuri perairan di Kalimantan Tengah seiring banyaknya korban ditemukan di wilayah tersebut.

Hingga Rabu (30/9), sudah ada 22 jasad korban Kapal Virgo ditemukan di perairan Kalimantan Tengah terutama di Kabupaten Seruyan dan Kabupaten Sukamara.

18 Jasad di antaranya sudah dievakuasi dan berada Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk proses identifikasi. Sedang empat korban sisanya masih diperjalanan dibawa petugas menempuh jalur darat menuju Banjarmasin.

Basarnas telah mengevakuasi 186 orang korban Kapal Virgo dari 243 penumpang dan kru kapal. Sebanyak 108 orang ditemukan selamat dan 78 orang meninggal dunia, sementara 57 korban masih proses pencarian hingga hari ke-18 operasi SAR. ant