BANJARMASIN – Polresta Banjarmasin bersama Pemerintah Kota Banjarmasin dan Kodim 1007/Banjarmasin membuka layanan penyeberangan gratis untuk menjaga mobilitas warga terdampak putusnya Jembatan Saka Harang di Mantuil.
Layanan menggunakan armada perahu tersebut menjadi solusi sementara agar aktivitas masyarakat tetap berjalan sembari pemerintah menyiapkan pemasangan jembatan bailey sebagai akses penghubung pengganti.
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin di Banjarmasin, Selasa, mengatakan layanan penyeberangan disiapkan untuk memastikan warga tetap dapat beraktivitas meski akses utama terputus.
“Alhamdulillah, warga bisa kami mobilisasi menggunakan perahu ini,” katanya.
Dia mengatakan penyeberangan gratis akan terus disiagakan hingga jembatan bailey selesai dipasang dan dinyatakan aman untuk dilalui masyarakat.
Dia mengharapkan kehadiran armada penyeberangan dapat mengurangi dampak terputusnya akses terhadap kegiatan warga, termasuk mobilitas untuk bekerja, bersekolah, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami hadir untuk memastikan warga tetap bisa beraktivitas. Armada penyeberangan ini akan terus disiagakan dan gratis, sampai jembatan bailey selesai dipasang dan aman dilalui,” ujarnya.
Personel gabungan dari Pemkot Banjarmasin, Kodim 1007/Banjarmasin, dan Polresta Banjarmasin juga ditempatkan di lokasi penyeberangan untuk membantu mengatur antrean warga.
Petugas turut membantu proses naik dan turun penumpang serta memastikan aktivitas penyeberangan berlangsung tertib dan mengutamakan keselamatan masyarakat.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk gotong royong lintas instansi dalam menjaga pelayanan dasar kepada warga ketika terjadi gangguan pada infrastruktur penghubung antarkawasan.
“Aksi ini menjadi cerminan nyata semangat kami ‘Kayuh Baimbai Jaga Banua, Bersama Kita Wujudkan’ dan rasa gotong royong untuk hadir membantu,” katanya.
Dengan adanya penyeberangan gratis, warga Mantuil kini memiliki akses alternatif selama proses pemulihan jalur darat berlangsung sehingga dampak putusnya Jembatan Saka Harang terhadap aktivitas masyarakat dapat ditekan.
Sebelumnya, Polresta Banjarmasin juga telah menyiapkan feri serta kapal cepat milik Sat Polairud Polresta Banjarmasin untuk siaga melayani masyarakat di sekitar jembatan putus tersebut. ant
