MARTAPURA – Bupati Banjar H Saidi Mansyur menyampaikan apresiasi kepada seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) saat Rapat Koordinasi (Rakor) Mingguan Pemerintah Kabupaten Banjar di Aula Barakat Martapura, Senin (24/8) pagi.
Apresiasi itu diberikan atas kolaborasi dan kontribusi dalam menyukseskan berbagai rangkaian kegiatan dan lomba dalam rangka Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut bupati, suksesnya seluruh rangkaian kegiatan tak terlepas dari sinergi dan kerja sama seluruh perangkat daerah.
Ia berharap semangat kebersamaan tersebut terus dipertahankan dalam menjalankan program pembangunan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dalam rakor tersebut, ia juga memberikan perhatian terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang berjalan.
Bupati Saidi meminta seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur, memperhatikan kualitas, serta dilakukan secara cermat dan hati-hati, salah satunya terkait pengerjaan proyek Rumah Sakit Tipe D di Kecamatan Gambut.
Menurutnya, pembangunan fasilitas kesehatan merupakan bagian penting dari upaya Pemerintah Kabupaten Banjar dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur harus sesuai prosedur dan kita perlu berhati-hati dalam pelaksanaannya. Jangan sampai ada persoalan di kemudian hari,” ujarnya.
Selain pembangunan infrastruktur, Saidi juga meminta perhatian serius terhadap penataan dan pemeliharaan fasilitas publik, khususnya kawasan taman dan ruang terbuka hijau.
Ia menginstruksikan dinas perumahan rakyat, kawasan permukiman dan lingkungan hidup (DPRKP LH), dinas perhubungan, serta satuan polisi pamong praja (satpol pp) agar bersinergi dalam menjaga Taman CBS, sehingga tetap tertata, tertib, dan aman bagi masyarakat.
Sementara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar melaporkan perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Wilayah Martapura Barat dan Gambut menjadi perhatian utama dan dipersiapkan sebagai lokasi posko induk pemadaman karhutla. Penanganan di lapangan akan diperkuat melalui kolaborasi lintas SKPD bersama TNI-Polri.
BPBD juga melaporkan rencana pengadaan bantuan hibah berupa kendaraan motor trail, pompa, alat pelindung diri (APD), kolam air, serta berbagai peralatan portable lainnya, guna memperkuat kemampuan tim relawan dalam melakukan penanganan karhutla di lapangan.
Kemudian, dinas pendidikan melaporkan sejumlah sekolah yang terdampak kabut asap akibat karhutla akan disiapkan untuk melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Cintapuri Darussalam dan Sungai Tabuk, telah mengajukan permohonan pelaksanaan PJJ sebagai langkah antisipasi, sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan peserta didik selama kondisi udara belum memungkinkan untuk pembelajaran tatap muka secara optimal.
dinas koperasi, usaha mikro, perindustrian dan perdagangan (DKUMPP) menyampaikan perkembangan koperasi desa yang diproyeksikan mulai beroperasi pada September mendatang. Dalam laporan itu disebutkan, alokasi anggaran untuk koperasi desa mencapai sekitar Rp 3 miliar. ril/dio
