BANJARBARU – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Banjarbaru.
Ketika melakukan peninjuan lokasi karhutla di Jalan Kurnia Ujung, Kecamatan Landasan Ulin Banjarbaru, Senin (24/8), Menteri LH sempat menyemprotkan air ke sejumlah titik lahan warga yang masih mengepulkan asap.
Turut mendampingi Menteri LH, Deputi Bidang Penegakan Hukum (Gakkum) Lingkungan Kementerian LH Irjen Pol Rizal Irawan, Asisten Bidang Perekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalsel Ariadi Noor, dan Kepala Dinas LH Kalsel Rahmat, serta Walikota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby.
Menteri LH menjelaskan, peninjauan dilakukan atas perintah Presiden RI dalam rangka memastikan penanganan karhutla berjalan efektif, titik api dapat dikendalikan, masyarakat terlindungi dari dampak asap, serta penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan dilakukan secara tegas.
“Saya hadir di beberapa tempat, termasuk di Kalsel atas perintah bapak presiden untuk memastikan koordinasi-koordinasi di lapangan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia mengatakan, pemadaman titik api menjadi prioritas utama pemerintah, dan berbagai unsur dikerahkan untuk menangani kebakaran, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, kementerian/lembaga, BNPB, BMKG, TNI-Polri, hingga masyarakat.
Jumhur juga menyatakan pihaknya akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku karhutla. “Sekitar 72 orang telah ditetapkan sebagai tersangka,” katanya.
Ia menambahkan, berdasarkan data badan nasional penanggungan bencana (BNPB) pada tahun 2023, luas lahan yang terbakar di Kalimantan Selatan mencapai sekitar 190 ribu hektare. Sementara, hingga saat ini luas area yang terbakar disebut telah ditekan di kisaran 8.000 hektare.
Jumhur pun berharap angka tersebut tidak kembali meningkat, terlebih hingga mendekati luas kebakaran tahun 2023.
“Kita berharap angka ini tidak meluas, bahkan jangan sampai mendekati angka tahun 2023. Artinya, sebenarnya ada keberhasilan mitigasi sebelum bencana, dan kita juga akan terus berusaha mengatasi semuanya dengan seluruh pihak,” pungkasnya. ani
