BANJARMASIN – Kepedulian tak mengenal jabatan. Itu yang ditunjukkan Dr. H. Fauzan Ramon, SH, MH, pengacara legendaris Banua yang juga Ketua YLKI Kalimantan.

Pada Selasa (18/8/2026), ia meluangkan waktu mendatangi kediaman rekan sesama advokat, Ahmadi, SH, MH (58 tahun), di Jalan Cemara Raya Kayu Tangi, Banjarmasin. Ahmadi diketahui sudah tiga tahun terbaring akibat kecelakaan tunggal.

Tak sendiri, Fauzan datang bersama beberapa stafnya. Kunjungan itu bukan sekadar basa-basi. Ia membawa bingkisan dan sejumlah uang untuk meringankan beban keluarga.

“Menjenguk orang yang sedang sakit merupakan kewajiban setiap muslim, terutama orang yang memiliki hubungan dengan dirinya, seperti kerabat,” ujar Fauzan di sela kunjungan, seperti dikutip jejakrekam.com.

Menurutnya, menjenguk orang sakit adalah perbuatan mulia dengan banyak manfaat. Mulai dari memperkuat silaturahmi, mendekatkan diri kepada Allah, mendapat doa ampunan malaikat, hingga rahmat dan jaminan kebaikan dari Allah.

“Menjenguk itu juga bentuk pendorong semangat untuk sembuh. Dengan doa dan kata-kata afirmasi positif, semoga beliau lekas sembuh dan bisa beraktivitas lagi seperti sedia kala,” tambahnya.

Fauzan menegaskan, kepedulian sederhana seperti menjenguk memiliki dampak besar. Saat sakit, rasa kesepian sering menyelinap di tengah keterbatasan. Kehadiran teman bisa menjadi “obat” bagi jiwa.

“Senyuman, cerita, atau sekadar mendengarkan keluhannya membuat orang sakit merasa tidak sendiri. Ini meningkatkan semangat pemulihan, karena ada dukungan emosional yang membuatnya merasa dihargai dan dicintai. Tidak jarang, hal ini bahkan mendorong kesembuhan lebih cepat,” jelasnya.

Momen haru pun terjadi. Ahmadi tak kuasa menahan air mata saat didatangi seniornya itu.

“Saya berterima kasih sekali kepada Pak Fauzan Ramon yang menyempatkan waktu berkunjung ke tempat saya. Padahal beliau orang yang selalu sibuk, tapi bisa menyempatkan diri mengunjungi saya,” ucap Ahmadi lirih.

Keharuan juga dirasakan istri, anak, menantu dan cucu Ahmadi. Mereka menyambut hangat kedatangan Fauzan dan mendoakan agar kebaikan itu dibalas berlipat.

Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa di balik ketangguhan seorang advokat di ruang sidang, ada sisi kemanusiaan yang tetap dijaga. jjr