TANJUNG – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Firman Yusi membuka kegiatan pelatihan tenaga kerja mandiri kejuruan tata boga, khususnya di bidang pastry bakery bagi warga Desa Tanta, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Selasa (18/8).
Firman Yusi mengatakan, selain memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalsel melalui disnakertrans karena telah merealisasikan aspirasi warga hasil reses di Desa Tanta, juga sekaligus mengharapkan kegiatan pelatihan seperti ini bisa diperbanyak.
Menuruntya, hal ini merupakan bagian dari upaya mendukung pencapaian misi Gubernur Kalsel dalam meningkatkan sumber daya manusia di Banua.
“Hampir setiap gubernur, hampir setiap periode gubernur, misi nomor satunya adalah pengembangan sumber daya manusia. Harusnya pelatihan-pelatihan macam ini yang harus diperbanyak, bukan dikurangi,” katanya.
Politisi muda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berharap agar para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik hingga selesai, dan desa yang menjadi tempat pelaksanaan turut serta berkontribusi dengan memberikan dorongan kepada seluruh peserta pelatihan, termasuk perijinan dan pemasarannya.
Sementara, Kepala Disnakertrans Provinsi Kalsel melalui Kepala Bidang P4TK Indah Fajarwati menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya mendorong peningkatan kompetensi dan kemandirian masyarakat bekerja sama dengan LPK Marlina Banjarbaru.
“Bidang pastry dan bakery saat ini memiliki peluang usaha yang cukup luas. Produk seperti roti, kue, pastry, cookies, cake, dan berbagai olahan makanan lainnya tidak hanya dibutuhkan untuk konsumsi sehari-hari, juga memiliki pasar yang terus berkembang,” ujarnya.
Selain berharap peserta mampu menjadikan keterampilan yang diperoleh sebagai modal untuk membangun dan mengembangkan usaha secara mandiri, ia juga berpesan agar peserta dapat membangun kerja sama dan membentuk jaringan usaha untuk memperluas pemasaran. rds
