BANJARMASIN – Dispora Kalsel menyinkronisasi program keolahragaan dan kepemudaan 2027 bersama Dispora kabupaten/kota se-Kalsel.
Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, melalui Kepala Seksi Pembibitan dan Tenaga Keolahragaan, Rijal Hamid, mengatakan rapat kerja tersebut akan menjadi forum bagi seluruh Dispora kabupaten/kota untuk memperoleh informasi mengenai program yang akan dijalankan pemerintah provinsi pada 2027.
“Harapan kita, semua program yang ada di provinsi bisa sejalan dengan program yang ada di kabupaten/kota. Melalui pertemuan ini, kita juga bisa saling berbagi informasi mengenai kebutuhan dan perkembangan olahraga di daerah,” ujar Rijal, Jumat (23/10/2026).
Menurutnya, sinkronisasi sejak tahap perencanaan sangat penting agar pelaksanaan program di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dapat saling mendukung, terlebih pemerintah kabupaten/kota saat ini masih berada dalam proses penyusunan anggaran2027.
Dalam rapat kerja tersebut, Dispora Kalsel menghadirkan narasumber dari internal dinas, mulai dari kepala dinas, kepala bidang, hingga kepala seksi. Materi yang disampaikan tidak hanya mencakup bidang olahraga, tetapi juga program di bidang kepemudaan.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah persiapan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2027 yang direncanakan berlangsung di Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
“Melalui pembahasan tersebut, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota diharapkan dapat mempersiapkan dukungan program secara lebih terarah, termasuk dalam pembinaan atlet pelajar dan pengembangan potensi olahraga daerah,” ungkapnya.
Dispora Kalsel juga mulai mengarahkan perhatian pada persiapan tahapan kualifikasi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) melalui Pra-PON 2027. Rijal menyampaikan, keikutsertaan cabang olahraga pada Pra-PON akan dibahas lebih lanjut bersama cabang olahraga terkait.
“Persiapan tersebut akan mempertimbangkan jadwal kualifikasi serta ketersediaan anggaran yang dialokasikan pada tahun 2027,” ungkapnya.
Diharap terbangun kesamaan visi dan langkah antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam merancang program kepemudaan dan olahraga.
Sinergi tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi pembinaan atlet yang lebih terencana dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat upaya Kalimantan Selatan meningkatkan prestasi olahraga hingga level nasional dan internasional. via
