BANJARMASIN – Warga Banjarmasin siap-siap dapat fasilitas baru. Mulai November 2026, 75 titik di lima kecamatan akan dipasangi CCTV dan WiFi di tingkat RT.

Program ini jadi salah satu jurus andalan Pemko Banjarmasin untuk mewujudkan Smart City. Tujuannya yakni pengawasan lingkungan kota lebih aman, sekaligus agar warga melek digital.

Kepala Diskominfotik Kota Banjarmasin, Febpry Ghara Utama, mengatakan saat ini timnya masih menyiapkan infrastrukturnya dulu.

“Jaringannya dulu, listrik dan segala macam. Jadi kesiapan dulu. Mungkin November CCTV termasuk WiFi baru dipasang,” kata Febpry, di Balaikota Banjarmasin, Selasa (20/10).

Nantinya, CCTV tidak hanya dipantau petugas di Diskominfotik. Warga juga bisa ikut mengawasi kondisi lingkungan secara live lewat website CCTV milik Pemko.

“Selain kami yang mengelola, masyarakat juga bisa akses dan pantau langsung,” ujarnya.

Febpry mengatakan, prioritasnya di titik-titik rawan. Hasil pendataan menunjukkan, lokasi rawan kejahatan biasanya di ruas jalan utama dan pintu keluar-masuk permukiman. Di situlah CCTV akan dipasang.

Diskominfotik juga tidak asal pasang. Lurah dan Ketua RT diminta ikut memberi masukan, titik mana yang paling butuh pengawasan. “Supaya penempatannya pas dengan kebutuhan keamanan wilayah masing-masing,” jelasnya.

Febpry menegaskan CCTV ini bukan hanya soal keamanan. “Yang jelas juga mewujudkan Banjarmasin Smart City, kedua untuk keamanan lingkungan,” katanya.

Sementara, untuk WiFi gratis, warga bisa langsung mengakses di lingkungan RT masing-masing. Harapannya, akses internet makin merata, produktivitas warga naik, dan transformasi digital benar-benar sampai ke gang-gang.

“Jika sesuai jadwal, November semua alat terpasang, dan Desember 2026 sudah online 100 persen dan bisa dipakai warga,” tutupnya. via