JAKARTA – Harga pangan nasional di pasar tradisional pada Senin diwarnai oleh gejolak harga pada sejumlah komoditas utama. Kenaikan harga terjadi pada komoditas daging sapi hingga gula pasir. Peningkatan harga didominasi oleh kelompok bumbu-bumbuan dan daging sapi, sedangkan beras dan daging ayam justru mencatatkan koreksi harga.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per 19 Oktober 2026, harga bawang merah ukuran sedang melonjak tajam 18,38% (Rp6.800) menjadi Rp43.800 per kilogram. Sejalan dengan itu, harga bawang putih ukuran sedang terangkat 7,63% (Rp2.950) menjadi Rp41.600 per kilogram.
Pada kelompok beras, pergerakan harga terpecah menjadi dua arah. Harga beras kualitas bawah I naik 2,35% menjadi Rp15.250 per kilogram, beras kualitas bawah II terangkat 0,68% menjadi Rp14.800 per kilogram, dan beras kualitas medium I naik 0,6% menjadi Rp16.700 per kilogram.
Sebaliknya, penurunan harga serentak melanda varian lainnya. Beras kualitas medium II terkoreksi 3,65% menjadi Rp15.850 per kilogram. Beras kualitas super I turun 3,62% menjadi Rp17.300 per kilogram, dan beras kualitas super II melandai 3,75% menjadi Rp16.700 per kilogram.
Pada kelompok protein hewani, harga daging sapi kompak mengalami kenaikan. Daging sapi kualitas 1 naik 4,39% menjadi Rp159.250 per kilogram, dan daging sapi kualitas 2 naik 8,71% menjadi Rp155.950 per kilogram.
Di sisi lain, komoditas unggas makin tertekan dengan daging ayam ras segar merosot 2,67% menjadi Rp40.150 per kilogram, dan telur ayam ras segar turun 2,02% menjadi Rp29.100 per kilogram. Untuk komoditas hortikultura cabai, pergerakannya sangat kontras. Harga cabai merah besar anjlok 26,36% menjadi Rp54.350 per kilogram, dan cabai rawit hijau merosot 20,61% menjadi Rp62.600 per kilogram. Namun, cabai merah keriting justru meroket 43,07% menjadi Rp126.400 per kilogram, disusul cabai rawit merah yang naik 13,25% menjadi Rp119.250 per kilogram.
Pada komoditas gula pasir, harga gula premium naik 4,16% menjadi Rp21.300 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal turun 1,56% menjadi Rp18.950 per kilogram.
Sementara itu pada kelompok minyak goreng, minyak goreng curah melandai 1,47% menjadi Rp20.100 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek 1 naik 5,75% menjadi Rp25.750 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek 2 turun 3,39% menjadi Rp22.800 per kilogram. bisn/mb06
