BANJARMASIN – Antrean panjang di sejumlah SPBU di Banjarmasin dan Kalimantan Selatan kini menjadi sorotan serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel dan situasi yang kerap memanjang hingga ke badan jalan raya inipun disikapi cepat oleh pihak kepolisian.
Dalam Rapat Paripurna, Rabu (14/10), Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK menyatakan rekomendasi hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi akan segera diteruskan kepada Satgas BBM dan instansi terkait guna memperbaiki tata kelola penyaluran di lapangan.
Ketua Pansus BBM, HM Syaripuddin menegaskan perlu pengawasan ketat yang melibatkan Satgas BBM untuk mencegah penyimpangan distribusi hingga ke tingkat SPBU.
“Penyaluran BBM bersubsidi harus benar-benar tepat sasaran, agar masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan kebutuhan energi sehari-hari,” ucapnya.
Polresta siap jaga ketertiban di lokasi SPBU di kota Banjarmasin. Menanggapi antrean yang kerap masuk ke badan jalan raya, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, SIK, SH, MH, menegaskan kesiapan jajarannya untuk bergerak cepat.
“Kami akan mengantisipasi kepadatan kendaraan, mengatur arus lalu lintas saat antrean memanjang dan memastikan situasi tetap aman serta tertib,” ungkapnya.
Pengaturan ini dilakukan agar antrean kendaraan tidak mengganggu arus lalu lintas utama dan tidak menimbulkan kerawanan. Polresta Banjarmasin juga menyatakan siap bersinergi dengan instansi terkait guna memastikan situasi tetap kondusif selama persoalan distribusi BBM masih berlangsung.
Dengan langkah bersama antara pemerintah, Satgas BBM dan kepolisian, diharapkan persoalan antrean dapat segera teratasi dan penyaluran BBM berjalan lancar tanpa menimbulkan gangguan di jalan raya. sam/ani
