What's Hot

Hoki Putra Indonesia Menang Adu Penalti

Jakarta – Trio atlet menembak Indonesia sukses meraih medali perunggu nomor 25 rapid fire pistol beregu putra di Asian Games 2025.

Ketiga atlet Indonesia yang berhasil menyumbang perunggu adalah Dewa Putu Yadi Suteja, Aris Febrianto, dan Muhamad Fawwaz Aditia Farrel.

Dewa Putu Yadi dkk kalah bersaing dengan tim trio Korea Selatan yang diperkuat Yoon Seo Yeong, Song Jong Ho, dan Lee Gun Hyeok yang sukses mendulang medali emas.

Sementara medali perunggu jadi milik tim China yang diperkuat Su Lianbofan, Yang Yuhao, dan He Shiyu.

ini membuat Indonesia kini total mengemas 33 medali dengan rincian 5 emas, 7 perak, dan 21 perunggu. Indonesia bertahan di peringkat ke-13, tepat di bawah Hong Kong.

Indonesia juga hanya berjarak dua strip dari Malaysia yang duduk di posisi ke-11. Malaysia kini mencatat 6 emas, 5 perak, 12 perunggu.

Adapun posisi puncak klasemen masih dikuasai China yang menorehkan 153 emas, 69 perak, 60 perunggu. Tuan rumah Jepang ada di tempat kedua dengan 50 emas, 77 perak, 73 perunggu.

Tim hoki lapangan putra Indonesia mengalahkan Oman lewat adu penalti (shoot-out) 3-2 setelah imbang 3-3 dalam waktu normal, pada pertandingan klasifikasi perebutan peringkat 9-12 Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Gifu Prefectural Green Stadium, Jepang, Kamis.

Berdasarkan statistik penyelenggara, kemenangan tersebut diraih Asrul Alam dan kawan-kawan setelah pertandingan berlangsung ketat hingga waktu normal berakhir dengan kedudukan imbang.

Kedua tim saling menekan dan menciptakan peluang, tetapi tidak ada yang mampu menjaga keunggulan secara konsisten. Indonesia berusaha membangun serangan melalui penguasaan bola dan tekanan ke area pertahanan Oman.

Di sisi lain, Oman yang mengandalkan forward Aiman Madit beberapa kali merespons dengan serangan balik untuk mencari ruang di sekitar lingkaran tembak tim Merah Putih.

Pertandingan berjalan terbuka dan skor terus berimbang. Indonesia sempat mendapatkan momentum ketika mampu mencetak gol, tetapi Oman segera memberikan respons sehingga kedudukan kembali sama.

Situasi serupa terjadi hingga memasuki kuarter terakhir. Pada periode akhir, kedua tim meningkatkan intensitas serangan.

Indonesia mencoba memanfaatkan peluang dari area depan gawang, sedangkan Oman tetap berupaya menekan untuk mendapatkan gol penentu.

Namun, hingga waktu normal selesai, skor tetap 3-3. Karena kedudukan imbang, pemenang ditentukan melalui babak shoot-out dan pada akhirnya dimenangi oleh Indonesia dengan skor 3-2.

Hasil itu membuat Indonesia mengakhiri laga klasifikasi dengan kemenangan kontra Oman sekaligus merebut peringkat ke-11. Pertandingan tersebut menjadi bagian dari rangkaian penentuan posisi setelah Indonesia menempati peringkat terakhir atau keenam Grup A pada fase penyisihan.

Sebelumnya, Indonesia kalah melawan India, Korea Selatan, Jepang, Bangladesh, dan Sri Lanka. Kekalahan terakhir dari Sri Lanka dengan skor 3-4, pada Senin (28/9), membuat Indonesia harus menjalani pertandingan klasifikasi.

web