Tim Putri Gagal ke Final
Jakarta – Tim beregu putra badminton Indonesia akan jumpa China pada final Asian Games 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Kamis (24/9).
Pertemuan ini tak terhindarkan setelah China menang 3-1 atas India pada babak semifinal, Rabu (23/9). China membuka kemenangan lewat Shi Yuqi, 21-16, 21-18, atas Lakshya Sen.
Pada pertandingan kedua ganda Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty menyamakan kedudukan menjadi 1-1 usai menang 2-0 (21-11, 22-10) atas Liang Weikang/Wang Chang.
Selanjutnya pada pertandingan ketiga, China memimpin lagi,2-1. Kedudukan tersebut tercipta setelah Li Shifeng menang dua gim langsung (21-19, 21-13) atas Ayus Shetty.
Dan, pada laga keempat, ganda Hariharan Amsakarunan/R Arjun Madathil kalah 16-21, 21-17, 19-21 dari He Ji Ting/Liu Yi. Kemenangan ini membuat China unggul 3-1.
Dengan ini China akan berhadapan dengan Indonesia pada babak final. Sebelum China lolos ke final, Indonesia terlebih dahulu lolos ke final usai mengalahkan Thailand, 3-1.
Indonesia tertinggal 0-1 setelah Joanatan Christie kalah 17-21, 14-21 dari Kunlavut Vitidsarn. Indonesia lantas menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat ganda putra.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menang dua gim langsung (21-13, 21-19) atas Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul. Pertandingan ini berjalan dengan sengit.
Selanjutnya Indonesia menang lewat Alwi Farhan yang menang 2-0 (21-15, 21-13) atas Purirat Arree. Dan terakhir Leo Rolly Carnando/Daniel Martin juga menang 2-0 atas ganda Thailand.
Tim badminton beregu putri Indonesia mengalami kekalahan 0-3 dari China sehingga gagal ke final Asian Games 2026.
Mutiara Ayu Puspitasari yang tampil sebagai pemain Indonesia pada partai ketiga berhadapan dengan Chen Yu Fei.
Pebulutangkis peringkat 75 dunia penghuni pelatnas Cipayung itu berupaya tampil solid dan agresif saat bertemu mantan peringkat satu tunggal putri.
Mutiara memberikan perlawanan cukup sengit kepada Yu Fei. Tak jarang pemain yang kini menempati peringkat empat dunia itu kerepotan.
Mutiara tertinggal 8-11 pada interval gim pertama. Yu Fei berupaya memaksimalkan pengalaman yang jauh lebih banyak ketimbang wakil Merah Putih.
Mutiara yang beberapa kali bisa menunjukkan performa apik tampak masih belum matang betul lantaran melakukan unforced error yang menguntungkan lawan.
Skor 15-21 memastikan perjuangan Mutiara berakhir pada gim pertama.
Memasuki gim kedua Mutiara mempertontonkan kemampuan yang cukup baik dan unggul 7-4. Mutiara gagal menjaga konsistensi dan tertinggal 7-8.
Setelah tertinggal 9-11 pada interval gim kedua, jarak Mutiara dengan Yu Fei melebar. Mutiara kalah 12-21 dari Yu Fei pada gim kedua.
Kekalahan Mutiara dari Yu Fei membuat Indonesia kalah 0-3.Sebelumnya Putri Kusuma Wardani kalah dari Wang Zhi Yi dan Rachel Allesya Rose/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus mengakui keunggulan Liu Sheng Shu/Tan Ning.
Kekalahan ini membuat Indonesia hanya akan mendapat medali perunggu. Sementara China akan bertemu pemenang laga Korea Selatan vs Jepang pada laga final. web
