BANJARBARU – Walikota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby yang juga Bunda PAUD Kota Banjarbaru mengunjungi sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Liang Anggang dan Landasan Ulin, Senin (21/9).
Kunjungan Bunda Lisa ke sejumlah satuan pendidikan anak usia dini ini untuk memastikan penguatan karakter, keterjangkauan layanan kesehatan terpadu, serta pemenuhan hak anak atas lingkungan belajar yang aman dan inklusif.
Mengawali agenda di TK Negeri Pembina Kecamatan Liang Anggang, Bunda Lisa membuka sosialisasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH), guna menanamkan pola hidup sehat dan karakter positif sejak dini.
Dalam suasana hangat, Walikota Lisa membacakan cerita interaktif mengenai bahaya asap kebakaran hutan, dan pentingnya mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian masker gratis yang disambut antusias oleh para siswa.
Perjalanan dilanjutkan menuju Kelompok Belajar (KB) Shabwa Amanah di Kelurahan Landasan Ulin Utara. Di lokasi ini, Bunda Lisa meninjau implementasi program PAUD Holistik Integratif (PAUD HI) untuk memastikan pemenuhan kebutuhan esensial anak, meliputi pendidikan, gizi, dan kesehatan.
Ia juga mengajak para murid mempraktikkan cara menggosok gigi yang benar, serta menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala.
Sementara, saat bergeser ke Taman Penitipan Anak (TPA) Pelita Insani di Kelurahan Landasan Ulin Timur, agenda di isi dengan tindakan intervensi kesehatan berupa pemberian vitamin A dan obat cacing. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga daya tahan tubuh anak, sekaligus menekan angka stunting sejak dini.
Rangkaian kunjungan di tutup di TK Negeri Pembina Kecamatan Landasan Ulin. Di hadapan para pendidik, Bunda Lisa menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman yang bebas dari kekerasan maupun perundungan (bullying).
Walikota mengimbau agar pengawasan serta bimbingan dari guru dan orangtua senantiasa hadir dalam keseharian anak.
Menurutnya, setiap satuan pendidikan di Kota Banjarbaru harus menjadi rumah kedua yang membuat anak merasa terlindungi, dihargai, dan bahagia saat mengekspresikan diri.
Melalui safari edukatif ini, Pemerintah Kota Banjarbaru terus memperkuat sinergi antara tenaga pendidik, orangtua, dan pemerintah daerah, demi mencetak generasi emas Banjarbaru yang sehat, berkarakter, dan terlindungi. ril/dio/yos
