BANJARMASIN – 500 Pedagang Sentra Antasari dan Sudimampir mengikuti pelatihan digital yang disiapkan Perumda Pasar Banjarmasin Maju Sejahtera, di Lobby Pasar Antasari, Sabtu (5/9).
Wakil Walikota Banjarmasin Hj Ananda memberikan apresiasi positif terhadap langkah yang dilakukan Perumda Pasar untuk memperluas pola ke platform online.
“Perekonomian sekarang tidak hanya ditopang toko offline, tetapi juga toko online. Bahkan omzet toko online semakin besar. Jangan sampai kita kalah dengan toko online. Toko offline tetap ada, tetapi juga harus mengikuti perkembangan digital,” ujarnya.
Sementara Direktur Utama Perumda Pasar Banjarmasin Maju Sejahtera, Muhammad Abdan Syakura menjelaskan,pelatihan digital marketing itu untuk meningkatkan kemampuan mereka beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memasuki ekosistem perdagangan digital.
Materi pelatihan dimulai dari hal paling dasar. Para pedagang diperkenalkan cara membuat akun hingga memahami sistem yang digunakan dalam platform e-commerce.
“Jadi kita mulai dari step paling dasar, bagaimana pedagang bisa membuat akun dulu. Setelah itu bagaimana memahami sistem yang ada di e-commerce, sehingga para pedagang lebih melek,” ujar Abdan Syakura.
Pelatihan ini sengaja diberikan secara bertahap agar para pedagang yang belum terbiasa menggunakan teknologi dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih mudah.
Namun, transformasi digital bukan tanpa tantangan. Salah satu kendala utama adalah kemampuan pedagang dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang bergerak semakin cepat.
“Tantangannya adalah bagaimana pedagang ini bisa beradaptasi terhadap kemajuan teknologi. Sekarang semuanya serba artificial intelligence, segala sesuatunya serba lebih cepat. Nah, itu yang menjadi tantangan bagi para pedagang,” katanya.
Dia berharap melalui pelatihan tersebut, pedagang diharapkan tidak hanya mampu menggunakan teknologi untuk berjualan, tetapi juga semakin siap menghadapi perubahan pola perdagangan di era digital. via
