JAKARTA – RedDoorz memperluas jaringan bisnis perhotelannya di Asia Tenggara dengan mengandalkan model bisnis berbasis teknologi dan kemitraan dengan pemilik properti independen. Memasuki tahun ke-11, perusahaan telah bermitra dengan lebih dari 4.100 properti di Indonesia dan Filipina yang tersebar di lebih dari 300 kota.
Ekspansi tersebut dilakukan melalui tuuh merek hotel yang menyasar berbagai segmen wisatawan. RedDoorz mengembangkan portofolionya mulai dari akomodasi segmen bujet hingga premium dan akomodasi privat.
Perusahaan juga mengandalkan teknologi untuk mendukung pengelolaan jaringan hotel mitra. Platform yang dikembangkan secara internal digunakan untuk penetapan harga dinamis, prediksi permintaan, otomatisasi operasional, pemantauan kualitas properti, hingga pengelolaan interaksi engan tamu.
Founder & CEO RedDoorz Amit Saberwal mengatakan, pertumbuhan jaringan perusahaan selama lebih dari satu dekade tidak terlepas dari kerja sama dengan pemilik properti dan perkembangan teknologi yang digunakan dalam operasional.
“Selama 11 tahun, RedDoorz tidak pernah berjalan sendiri. Setiap langkah yang kami ambil hingga hari ini merupakan hasil dari kepercayaan pelanggan, dukungan mitra properti, dedikasi karyawan dan RedKru, serta kolaborasi dengan media dan komunitas,” ujar Amit dalam keterangan.
Model kemitraan tersebut memungkinkan RedDoorz memperluas jaringan tanpa harus memiliki seluruh aset hotel. Perusahaan menyebut pendekatan asset-light digunakan untuk menjaga efisiensi sekaligus memperluas jangkauan bisnis.
RedDoorz saat ini memiliki tujuh merek, yakni RedDoorz Classic, SANS, Sunerra, Urbanview, Lavana, RedLiving, serta satu merek lainnya yang menyasar segmen berbeda. Portofolio tersebut dikembangkan untuk menjangkau kebutuhan wisatawan dari segmen ekonomi hingga premium.
Selain memperluas jaringan, RedDoorz juga mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung operasional hotel mitra. Platform tersebut memproses data dari setiap properti untuk membantu pengelolaan harga, memperkirakan permintaan pasar, serta meningkatkan efisiensi operasional.
Perkembangan jaringan tersebut menjadi konteks perayaan ulang tahun ke-11 RedDoorz. Perusahaan menggelar RedDoorz Spec11al Anniversary Show di Blok M Hub, Jakarta, yang dihadiri lebih dari 5.000 orang, termasuk pelanggan, mitra pemilik hotel, karyawan, media, dan komunitas.
Perayaan tersebut juga diisi sejumlah kegiatan lain, seperti Treasure Hunt di 11 kota dan program 11 Trivia di Threads. RedDoorz turut memberikan promo dengan potongan harga hingga Rp11.000 kepada pelanggan.
Di luar kegiatan komersial, RedDoorz menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk menyalurkan donasi bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. rep/mb06
