Atasi Putusnya Jembatan Saka Harang

BANJARMASIN – Jembatan Saka Harang di Kelurahan Mantuil, Kota Banjarmasin, ambruk pada Minggu (30/8), mengakibatkan akses masyarakat di kawasan tersebut terganggu.

Walikota Banjarmasin H M Yamin HR turun langsung ke lokasi bersama Dandim 1007/Banjarmasin Kolonel Czi Slamet Riyadi dan Komandan Denzipur 8/Gawi Manuntung Kapten Czi Try Aviyananto Wirawan untuk meninjau kondisi jembatan sekaligus mengoordinasikan penanganan.

Yamin pun memerintahkan jembatan Bailey pada Minggu sore atau malam untuk segera dirakit dan dipasang. Jembatan sementara tersebut dapat digunakan sepeda motor dan mobil kecil, sedangkan kendaraan berat seperti truk tidak diperbolehkan melintas.

“Sore ini atau malam ini akan dimobilisasi jembatan Bailey yang sementara untuk bisa akses naik motor sama mobil kecil. Truk tidak bisa,” ujar Yamin saat meninjau lokasi.

Ia berharap proses mobilisasi dan pemasangan dapat dilakukan secepatnya sehingga akses warga kembali terbuka. “Malam ini juga dirakit sehingga besok sudah bisa aktivitas kembali,” katanya.

Jembatan Saka Harang adalah satu-satu akses penting bagi masyarakat di kawasan tersebut. Ambruknya jembatan berdampak terhadap warga yang selama ini menggunakan akses tersebut dalam aktivitas sehari-hari.

“Ada sekitar dua belas RT yang sementara tidak bisa mengakses daerah ini. Kami akan berusaha agar masyarakat bisa kembali beraktivitas,” ujar Yamin.

Yamin menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Pangdam XII/Tambun Bungai, atas dukungan peminjaman jembatan Bailey untuk membantu pemulihan akses warga.

“Atas nama pribadi dan masyarakat, saya mengucapkan terima kasih atas peminjaman jembatan Bailey ini sehingga masyarakat sekitar bisa lebih cepat mendapatkan akses kembali,” ucapnya.

Ia juga meminta agar Dinas PUPR mengecek kondisi jembatan-jembatan yang berada di Banjarmasin, terutama jembatan yang telah lama digunakan masyarakat dan memiliki fungsi penting sebagai akses warga.

“Ini menjadi salah satu pelajaran bagi kita. Pemko juga harus memberikan perhatian terhadap kondisi jembatan yang ada di Kota Banjarmasin,” katanya.

Menurut Yamin, pemeriksaan kondisi jembatan perlu dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan aspek keselamatan masyarakat serta menentukan langkah penanganan yang tepat. “Ini tentunya akan ada perhitungan-perhitungan teknisnya lagi,” tambahnya.

Terkait penyebab ambruknya jembatan di kawasan Mantuil, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan faktor yang menyebabkan struktur jembatan runtuh. Pemerintah tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum kajian teknis dilakukan.

Ia mengimbau masyarakat untuk bersabar dan mengikuti pengaturan akses selama proses pemasangan jembatan sementara berlangsung.

Berdasarkan keterangan, Jembatan Saka Harang ambruk saat dilintasi sebuah dumptruk, Minggu siang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.30 Wita itu membuat konstruksi jembatan patah dan tidak lagi dapat dilalui kendaraan. Akses utama menuju kawasan Mantuil pun terputus total.

Pantuan di lokasi, bagian belakang truk dump berwarna merah beserta muatan material terlihat terperosok ke dalam sungai. Sementara bagian kabin dan roda depan masih berada di atas sisa rangka jembatan dalam posisi mendongak. via