BANJARMASIN – Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Hj Fathul Jannah Muhidin turut menyaksikan kemeriahan malam Grand Final Putra Putri Pariwisata Kalsel 2026 yang digelar Dinas Pariwisata setempat, di Banjarmasin, Sabtu (29/8) malam.

Pembukaan Grand Final Putra Putri Pariwisata Kalsel 2026 dilakukan Wakil Gubernur (Wagub) Kalsel Hasnuryadi Sulaiman yang hadir bersama istri, Ketua BLOW, drg Ellyana Tresya Hasnuryadi sekaligus menyerahkan trofi dan hadiah kepada pemenang.

Hadir juga Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel HM Syarifuddin dan istri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalsel Hj Masrupah Syarifuddin sekaligus salah satu juri pemilihan tersebut.

Terpilih sebagai Putra Pariwisata 2026, Syarif Hidayatullah dari Kabupaten Barito Kuala (Batola) dan Putri Pariwisata 2026 disandang Gusti Alam Puan Syabina dari peserta umum.

Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman mengingatkan, siapa pun yang terpilih sebagai juara, seluruh finalis tetap diharapkan bekerja untuk kemajuan pariwisata daerah.

“Saya minta putra dan putri pariwisata Kalsel mampu menjadi pencerita yang baik bagi daerah sendiri, manfaatkan ruang digital secara cerdas dan bersinergilah dengan pemerintah daerah serta pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif,” katanya.

Pada 2025, duta pariwisata asal Kalsel sukses meraih gelar Putra dan Putri Pariwisata Nusantara sekaligus di Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Capaian itu membuktikan bahwa putra-putri Kalsel mampu bersaing di tingkat nasional dan malam ini kalian melanjutkan jejak tersebut,” sebut Hasnuryadi.

Pemilihan Putra dan Putri Pariwisata, ucap Wagub, adalah proses pembinaan dan gelar yang diberikan adalah tugas, bukan hadiah. “Tugas itu memperkenalkan destinasi, budaya dan produk ekonomi kreatif banua kepada masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wagub mengungkapkan Kalsel memiliki modal yang besar yakni Geopark Meratus yang telah ditetapkan sebagai Unesco Global Geopark dengan 54 geosite dari hulu hingga hilir pegunungan Meratus. Status itu akan direvalidasi pada tahun 2028, sehingga perlu dirawat dengan promosi yang konsisten.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel Iwan Fitriadi mengatakan, sebelum penjurian, para finalis telah menjalani masa karantina dan melaksanakan sejumlah rangkaian kegiatan.

Pemilihan Putra Putri Pariwisata ini diikuti 36 orang yang terdiri dari perwakilan kabupaten/kota dan audisi umum. Para finalis terpilih, dipersiapkan menjadi duta Banua untuk mempromosikan destinasi serta budaya lokal Kalsel. adp/ani