BANJARBARU – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Fathul Jannah bersama Ketua DWP Kalsel, Hj Masrupah Syaifuddin dan Ketua Bhayangkari, Ny Yennie Rosyanto Yudha mengunjungi para relawan Karhutla, di Banjarbaru, Kamis (27/8).
Kunjungan ke Posko Karhutla Tegal Arum Banjarbaru tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap para petugas dan relawan yang berada di garis depan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kunjungan itu menjadi bentuk dukungan moril sekaligus perhatian terhadap para relawan yang hingga kini masih berjibaku melakukan pemadaman dan pembasahan lahan di kawasan rawan karhutla, termasuk Guntung Damar.
Hj Fathul Jannah bersama rombongan tiba di posko sekitar pukul 17.29 WITA. Dalam kesempatan tersebut, Hj Fathul Jannah turut membagikan makanan kepada para relawan yang sedang bertugas.
Kegiatan ini juga dihadiri Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan, Ketua BPBD Provinsi Kalsel, Ronny Eka Saputra, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (PKP) Kalsel H Syamsir Rahman serta jajaran terkait lainnya.
Di tengah kondisi karhutla yang masih menjadi perhatian serius, para relawan terus bekerja dalam operasi darat bersama berbagai unsur.
Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri, relawan, Masyarakat Peduli Api/Masyarakat Peduli Bencana serta relawan pemadam kebakaran swasta.
Khusus di Banjarbaru, kawasan Guntung Damar menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian karena karakteristik lahannya yang didominasi kawasan gambut. Kondisi itu membuat proses pemadaman membutuhkan kerja berulang, termasuk pembasahan dan pendinginan untuk memastikan bara di dalam lahan tidak kembali menyala.
Selain personel darat, penanganan karhutla di Kalsel juga diperkuat dengan dukungan operasi udara. BNPB sebelumnya mencatat operasi karhutla di Kalsel melibatkan ratusan personel dari berbagai unsur serta dukungan armada patroli dan helikopter water bombing.
Hj Fathul Jannah menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan yang tetap bertahan di lapangan di tengah kondisi cuaca panas dan asap.
“Alhamdulillah kami bersama Ibu DWP Kalsel dan Ketua Bhayangkari Kalsel bisa melihat langsung para relawan yang terus berjuang memadamkan di kawasan Guntung Damar,” ujarnya.
Istri Gubernur Kalsel, H Muhidin ini berharap kondisi karhutla di Kalsel, khususnya di wilayah Banjarbaru, dapat segera membaik sehingga masyarakat kembali mendapatkan udara yang lebih bersih dan sehat. “Saya berharap mudah-mudahan keadaan cepat membaik dan hujan cepat turun serta udara kita semakin baik,” ucapnya.
Kepada para relawan, Hj Fathul Jannah juga berpesan agar tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama menjalankan tugas. “Saya berpesan untuk menjaga kesehatan. Semangat dan hati-hati,” pesannya.
Menurutnya, perjuangan para relawan tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik, tetapi juga ketahanan dan kewaspadaan karena kondisi di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terus memberikan dukungan kepada para petugas yang berada di lapangan. Dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk peralatan dan logistik, tetapi juga perhatian terhadap kondisi kesehatan dan kebutuhan para relawan selama menjalankan tugas.
Keberadaan posko seperti Tegal Arum menjadi bagian penting dalam mendukung mobilisasi personel dan logistik menuju kawasan yang membutuhkan penanganan. Para relawan secara bergantian melakukan pemadaman, penyemprotan, pembasahan, hingga pemantauan untuk mencegah api kembali meluas. md/adpim/ani
