BANJARBARU – Pemko Banjarbaru menggelar Festival Tangkap Ikan Sapu-sapu di Sungai Kemuning Kelurahan Guntung Paikat Kecamatan Banjarbaru Selatan, dalam rangka memeriahkan peringatan HUT RI yang ke-81, Sabtu (22/8).
Bukan sekadar perlombaan, festival tersebut menjadi ajang hiburan sekaligus gerakan bersama masyarakat untuk menjaga ekosistem sungai. Ratusan warga turun langsung ke sungai, menangkap Ikan Sapu-sapu yang dikenal sebagai salah satu ikan invasif dan perlu dikendalikan keberadaannya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah peserta yang mencapai lebih dari 300 orang, yang mayoritas merupakan warga Kecamatan Banjarbaru Selatan.
Dari kegiatan tersebut, total Ikan Sapu-sapu yang berhasil ditangkap mencapai 2.418,8 kilogram atau sekitar 2,4 ton.
Besarnya hasil tangkapan tersebut menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat, sekaligus menjadi gambaran nyata bahwa kegiatan lingkungan dapat dikemas secara menarik tanpa kehilangan pesan utamanya.
Camat Banjarbaru Selatan Muhammad Firmansyah mengatakan, pemilihan Ikan Sapu-sapu sebagai objek festival bukan tanpa alasan. Kegiatan ini sengaja dirancang untuk mengajak masyarakat melihat sungai sebagai bagian penting dari lingkungan yang harus dijaga secara bersama-sama.
“Kami memilih kegiatan menangkap Ikan Sapu-sapu karena ingin mengajak masyarakat melihat bahwa sungai merupakan bagian penting dari lingkungan kita yang harus dijaga bersama. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi masyarakat Kecamatan Banjarbaru Selatan melalui semangat gotong royong,” ujarnya.
Menurutnya, festival tersebut memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat, untuk terlibat dalam menjaga lingkungan.
Warga tidak hanya datang sebagai penonton, melainkan juga ikut turun ke sungai, menangkap Ikan Sapu-sapu sekaligus berkontribusi terhadap upaya pengendalian ikan invasif.
“Kami berharap peserta maupun masyarakat yang menyaksikan kegiatan ini mendapatkan pengalaman yang menyenangkan, sekaligus memahami pentingnya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar,” katanya.
Firmansyah menegaskan, semangat kemerdekaan tidak harus selalu diwujudkan melalui kegiatan seremonial. Momentum HUT ke-81 RI juga dapat dimaknai melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. ril/dio
