BANJARMASIN – Musibah kebakaran di Jalan Banjar Indah Permai III No 94 RT 005 RW 001, Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan, menewaskan lansia bernama Siti Suriati (70), Senin (17/8) malam.

Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol Cristugus Lirens mengatakan, api diduga muncul akibat dari obat nyamuk bakar yang ada di ruang kamar belakang yang dihuni oleh korban.

“Lokasi sudah di pasang garis polisi. Penyebab kebakaran diduga dari obat nyamuk bakar. Berdasarkan keterangan saksi selaku keponakan korban, setiap malam korban bernama Suriati menyalakan obat nyamuk bakar di kamarnya,” ucapnya.

Masih menurut saksi ke polisi, korban Suriati yang juga mengalami penyakit demensia atau berkebutuhan khusus. “Jadi kuat dugaan api berasal dari obat nyamuk bakar, yang dibakar oleh korban. Namun, untuk hal pastinya saat ini masih dalam proses penyelidikan,” jelasnya.

Diketahui, bangunan milik Hj Erliyani (67), yang merupakan adik korban di huni oleh satu KK dua jiwa. Kerugian sendiri ditaksir sekitar kurang lebih Rp 400 juta. “Pemilik rumah, Hj Erliyani mengalami luka bakar ringan di bagian pergelangan tangan kirinya,” ucap warga dari lokasi kebakaran.

Oleh warga bersama petugas pemadam kebakaran, kedua korban di evakuasi ke rumah sakit terdekat untuk keperluan visum korban tewas dan perawatan korban luka bakar.

Ketua RT 05 Muhahammad Paurani menyebutkan, diduga korban saat kebakaran tidak bisa menyelamatkan diri dan terjebak di ruang belakang rumah, sementara api semakin membesar.

“Kita masih menunggu hasil pendataan dari Pemko Banjarmasin untuk data kerugian, dan penyebab kebakaran dari pihak kepolisian,” ujarnya. sam