BANJARMASIN – DPRD Kota Banjarmasin mendukung penuh peningkatan kesiapsiagaan pasukan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat musim kemarau ini.

Anggota DPRD Kota Banjarmasin H Rahman Nanang Riduan yang menghadiri apel gelar pasukan dalam rangka penanggulangan Karhutla tahun 2026 di lapangan apel Polresta Banjarmasin, Selasa, menyampaikan, semua harus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi Karhutla yang mulai terjadi saat ini.

“Kita sangat mendukung apa yang disampaikan Kapolresta Banjarmasin bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan aparat, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat,” ujarnya.

Di mana kebersamaan untuk pencegahan dan penanganan saat ini sangat penting, lanjut Rahman, hingga jika terjadi Karhutla tidak sampai meluas.

“Sebab sudah terjadi beberapa titik Karhutla di daerah kita, tentunya kesigapan penanganan cukup baik sejauh ini hingga tidak meluas dan terkendali,” ujarnya.

Tentunya, ungkap Rahman, dampak dari Karhutla ini bagi kesehatan masyarakat juga harus jadi perhatian serius, karena kasus penyakit saluran pernapasan (Ispa) mulai meningkat.

“Karena ini dampak asap dari Karhutla mulai masuk ke wilayah Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol. Riza Muttaqin mengatakan, pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan aparat, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat.

“Saya mengajak seluruh pihak untuk ‘Kayuh Baimbai Jaga Banua, Bersama Kita Wujudkan’ pencegahan terjadinya karhutla di Kota Banjarmasin,” katanya usai memimpin apel gelar pasukan kesiapsiagaan penanggulangan karhutla di Mapolresta Banjarmasin, Selasa.

Menurut Riza, potensi kebakaran perlu ditangani sejak awal untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun aktivitas masyarakat.

“Jangan sepelekan aktivitas api yang kecil. Pencegahan jauh lebih penting dibanding menangani dampak api yang sudah terlanjur membesar,” katanya.

Ia meminta masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kebakaran atau aktivitas yang berpotensi memicu karhutla.

Riza juga meminta seluruh unsur terkait memperkuat koordinasi dalam melakukan pencegahan dan penanganan kebakaran di wilayah Kota Banjarmasin.

“Kita semua harus saling berkolaborasi untuk menjaga Kota Banjarmasin yang aman dari bahaya kebakaran,” katanya. ant