JAKARTA – Perum Perumnas resmi memulai pem­­bangunan hunian vertikal subsidi per­ko­ta­an Samesta Alonia Jakarta. Proyek tersebut di­tujukan untuk memperluas akses hunian lay­ak dan terjangkau bagi mas­ya­ra­kat berp­eng­ha­silan rendah (MBR), sekaligus mendukung upa­ya pemerintah mengatasi backlog pe­ru­mah­an nasional.

Menteri Perencanaan Pem­ba­ng­unan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pem­ba­ng­un­an Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy mengatakan, pem­ba­ng­unan hunian subsidi perlu terus di­percepat dan diperluas, khu­sus­nya di kawasan perkotaan. Me­nu­rutnya, hunian yang dekat de­ng­an pusat aktivitas ekonomi dan la­yanan publik dapat memperluas ak­ses MBR terhadap tmpat ti­ng­gal yang layak dan terjangkau.

Saya merasa terharu melihat an­tusiasme saudara-saudara kita, guru-guru kita yang ternyata belum punya rumah, dan ka­la­u­pun punya rumah jauh dari tem­pat mengajar. Saya kira ini adalah semangat Perum Perumnas untuk mempercepat dan lebih mem­per­ban­yak lagi membangun ruah,” ujar Rachmat dalam keterangan ter­tulis di Jakarta.

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mengatakan, pem­bangunan Samesta Alonia Jakarta men­jadi momentum kebangkitan Pe­rumnas sebagai pengembang pe­rumahan rakyat sekaligus men­dukung upaya pemerintah me­ng­a­tasi backlog perumahan nasional.

Fahri mengatakan, Perumnas me­miliki rekam jejak panjang se­lama lebih dari lima dekade dalam men­yediakan huian bagi mas­ya­ra­kat. “Ini bukan peletakan batu per­tama, tetapi ini adalah penanda kembalinya Perumnas sebagai pemain utama dari perumahan ra­kyat,” ucap Fahri.

Plt Direktur Utama Perum Pe­ru­mnas Imelda Alini Pohan me­ngatakan, pengembangan Sa­mesta Alonia Jakarta merupakan has­il sinergi berbagai pemangku ke­pentingan dalam mendukung prog­ram tig juta rumah.

Imelda menyebut, Perumnas ber­sinergi dengan Kementerian PKP, Kementerian Koordinator Bi­dang Infrastruktur dan Pem­ba­ngunan Kewilayahan, Ke­men­terian Koordinator Bidang Pe­reko­nomian, Badan Pengaturan BUMN, Pemprov DKI Jakarta, hingga Danantara dalam mem­per­cepat pembangunan hunian ya­ng mampu menjawab ke­bu­tuh­an masyarakat. “Perumnas ju­ga memperkuat kolaborasi de­ngan berbagai bank Himbara da­lam menyediakan fasilitas pem­bi­ayaan melalui KPR FLPP,” ujar Imelda.

Dengan sinergi tersebut, sam­bung Imelda, masyarakat ber­penghasilan rendah dapat mem­peroleh kemudahan akses pe­mbiayaan untuk memiliki ru­mah pertama dengan skema yang lebih mudah dan terjangkau.

Imelda menjelaskan, Samesta Alonia Jakarta juga dicanangkan sebagai salah satu proyek stra­te­gis nasional di setor perumahan ya­ng diharapkan mampu menjadi ka­talis dalam mempercepat pen­yediaan hunian layak di kawasan per­kotaan.

“Proyek ini menjadi contoh ba­gaimana kolaborasi lintas in­stansi dapat mengoptimalkan sum­ber daya dan menghadirkan so­lusi nyata atas tantangan peny­ediaan hunian di kota-kota be­sar,” sambung Imelda. rep/mb06