JAKARTA – Menjelang pe­ri­ng­at­an Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, pe­ra­jin pohon pinang musiman di Kota Tangerang, Banten, mulai ke­banjiran pesanan.

Meningkatnya permintaan poh­on pinang untuk perlombaan panjat pinang membawa berkah ters­endiribagi para perajin yang mam­pu meraup keuntungan hing­ga jutaan rupiah.

Salah satu sentra perajin be­rada di Jalan Baru, Kecamatan Pi­nang, Kota Tangerang. Dalam se­pekan terakhir, para perajin be­kerja sejak pagi hingga sore untuk memenuhi pesanan pohon pinang ya­ng akan digunakan dalam pe­r­lom­baan tradisional panjat pinang pada perayaan HUT RI.

Proses pengerjaan dimulai dengan menyerut lapisan luar ba­tang pohon, kemudian dijemur se­lama tiga hingga empat hari.

Setelah itu, batang pohon dihaluskan dengan pelapisan dan pengamplasan agar pe­r­mu­ka­an­nya licin sesuai kebutuhan per­lom­baan. Pada bagian pucuk po­hon dipasang lingkaran bambu se­bagai tempat meletakkan ha­diah yang akan diperebutkan pe­serta.

Salah seorang perajin, Boy, me­ngatakan pesanan mulai me­ni­ngkat dan diperkirakan akan te­rus bertambah pada pekan de­pan. Pelanggan tidak hanya be­ra­sal dari Kota Tangerang, tetapi ju­ga dari wilayah Jakarta.

Boy mengungkapkan pada 2025 ia berhasil menjual se­banyak 22 batang pohon pinang. Ta­hun ini, ia menargetkan pen­jualan dapat meningkat hingga lebih dari 30 batang dengan berbagai ukuran.

Harga pohon pinang yang di­ta­warkan bervariasi, mulai Rp900 ribu untuk ukuran 7 meter hi­ngga Rp1,5 juta untuk ukuran 12 meter. Harga tersebut belum termasuk biaya pengiriman yang di­sesuaikan dengan jarak lokasi pemesan.

“Harga masih sama, yang paling tinggi Rp1,5 juta untuk ukur­an 12 metr, sedangkan ukuran paling pendek 7 meter Rp900 ribu. Mudah-mudahan tahun ini bisa terjual lebih dari 30 pohon,” ujar Boy.

Ia menjelaskan me­ni­ng­kat­nya jumlah pesanan turut ber­dam­pak pada keuntungan yang diperoleh. Setelah dikurangi biaya ope­rasional, keuntungan yang di­terima pekerja berkisar Rp200 ribu hingga Rp250 ribu untuk se­tiap batang pohon yang di­ker­jakan. cnn/mb06