BANJARMASIN – Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin mempercepat pembenahan pelayanan publik dengan meninjau seluruh ruang layanan masyarakat di Mapolresta Banjarmasin, guna memastikan pelayanan cepat, ramah, transparan, dan mendukung terwujudnya wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM).

Pengecekan dilakukan menyeluruh terhadap ruang sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT), layanan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), serta fasilitas pendukung lainnya. Selain menilai alur pelayanan, Kapolresta juga memeriksa kebersihan ruangan, kelengkapan sarana prasarana, hingga kesiapan personel yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

Riza di Banjarmasin, Rabu, mengatakan, kualitas pelayanan menjadi prioritas utama pada awal masa kepemimpinanya karena menjadi tolok ukur kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Saya ingin pelayanan publik di Polresta Banjarmasin harus berjalan memuaskan untuk masyarakat. Tidak ada pelayanan yang berbelit-belit, harus cepat, ramah, dan transparan,” katanya.

Tidak hanya melakukan inspeksi, Riza juga berdialog langsung dengan warga yang sedang mengurus administrasi di ruang layanan.

Dia meminta masukan mengenai kendala yang dihadapi serta tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan petugas.

Masukan dari masyarakat tersebut menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Polresta Banjarmasin untuk memperbaiki kualitas pelayanan secara berkelanjutan. Pendekatan itu dinilai penting agar pembenahan birokrasi tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kapolresta juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas pada fungsi pelayanan agar selalu mengedepankan profesionalisme, integritas, dan sikap humanis dalam melayani setiap warga tanpa membedakan latar belakang maupun kepentingannya.

“Mari kita ‘Kayuh Baimbai Jaga Banua Bersama Kita Wujudkan’ Polresta Banjarmasin menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani,” ujar Riza mengajak seluruh personel memperkuat komitmen membangun budaya pelayanan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Gerakan “Kayuh Baimbai Jaga Banua” menjadi semangat kolaborasi internal Polresta Banjarmasin dalam mempercepat reformasi birokrasi. Melalui semangat tersebut, setiap unit pelayanan didorong terus meningkatkan standar pelayanan publik sesuai prinsip akuntabilitas dan transparansi.

Menurut Riza, keberhasilan meraih predikat WBBM bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan harus dibuktikan melalui perubahan nyata dalam kualitas pelayanan yang diterima masyarakat setiap hari.

“Dengan pelayanan yang prima, diharapkan masyarakat Kota Banjarmasin semakin merasa aman, nyaman, dan terbantu saat datang ke kantor polisi,” kata Riza.ant