JAKARTA – Harga pangan nasional di psar tradisional pada Kamis (6/8/2026) bergerak variatif. Sejumlah komoditas strategis mengalami kenaikan. Namun, sebagian lainnya masih mencatatkan penurunan dibandingkan hari sebelumnya.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, Kamis, harga beras menunjukkan pergerakan yang beragam. Beras kualitas bawah I turun 0,34% menjadi Rp14.700 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II naik 0,34% menjadi Rp14.650 per kilogram.
Selanjutnya, beras kualias medium I naik 0,3% menjadi Rp16.450 per kilogram dan beras kualitas medium II naik 0,31% menjadi Rp16.250 per kilogram. Adapun, beras kualitas super I naik 0,28% menjadi Rp17.750 per kilogram, sementara beras kualitas super II naik 0,29% menjadi Rp17.200 per kilogram.
Pada kelompok bawang, harga bawang merah ukuran sedang turun 0,86% menjadi Rp40.150 per kilogram, sedangkan bawang putih ukuran sedang turun 1,43% menjadi Rp41.350 per kilogram.
Untuk komoditas cabai, harga cabai merah besar turun 0,4% menjadi Rp49.700 per kilogram. Sebaliknya, cabai merah keriting naik 4,45% menjadi Rp50.450 per kilogram, cabai rawit hijau naik 0,19% menjadi Rp51.900 per kilogram, dan cabai rawit merah melonjak 6,87% menjadi Rp59.150 per kilogram.
Sementara itu, telur ayam ras segar turun 0,34% menjadi Rp29.550 per kilogram. Untuk komoditas gula, gula pasir kualitas premium naik 1,23% menjadi Rp20.550 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal tetap di level Rp19.100 per kilogram.
Adapun, minyak goreng curah turun 0,74% menjadi Rp20.250 per liter. Haga minyak goreng kemasan bermerek I turun 0,41% menjadi Rp24.250 per liter, sementara minyak goreng kemasan bermerek II naik tipis 0,21% menjadi Rp23.500 per liter.
Secara keseluruhan, harga pangan hari ini bergerak beragam. Kenaikan paling menonjol terjadi pada cabai rawit merah, cabai merah keriting, serta daging sapi kualitas II, sedangkan penurunan terjadi pada bawang, cabai merah besar, minyak goreng curah, dan telur ayam ras segar. bisn/mb06
