BANJARBARU – Walikota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan bagi 91 pejabat yang terdiri atas jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama, administrator, hingga pengawas.

Pelantikan yang digelar di Aula Gawi Sabarataan Balai Kota Banjarbaru, Selasa (4/8) ini, disaksikan Ketua DPRD Kota Banjarbaru H Muhammad Syahrial, Sekretaris Daerah Sirajoni, para asisten dan staf ahli, seluruh kepala SKPD, hingga jajaran camat dan lurah se-Kota Banjarbaru.

Perombakan struktur ini dilaksanakan untuk memastikan akselerasi pelayanan publik berjalan merata, yakni jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II) sebanyak tujuh orang, jabatan administrator (eselon III) sebanyak 17 orang, dan jabatan pengawas (eselon IV) sebanyak 67 orang.

Pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) yang baru dilantik, yakni Dra Sri Lailana sebagai Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Banjarbaru, H Marhain Rahman Sos MAP sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Banjarbaru, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya SSos MAP sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum Dan Politik Kota Banjarbaru, Ir Abdussamad ST MT sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Pembangunan, Dan Kemasyarakatan Kota Banjarbaru.

Muhammad Mirhansyah, SSTP MSi sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi dan Keuangan Kota Banjarbaru, Kanafi SIP MM sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Banjarbaru, dan Drs Bambang Supriyatno MT sebagai Asisten Administrasi Umum Kota Banjarbaru.

Rangkaian acara di awali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Walikota Banjarbaru tentang Pengangkatan dalam Jabatan, yang dilanjutkan dengan pengucapan sumpah/janji jabatan, pelantikan, serta penandatanganan perjanjian kinerja oleh para pejabat yang dilantik.

Dalam sambutannya, Walikota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby menegaskan, pelantikan ini bukan sekadar formalitas pengisian kekosongan posisi semata, melainkan sebuah langkah perhitungan matang untuk efektivitas organisasi.

“Pelantikan yang kita laksanakan hari ini bukanlah sekadar mengisi jabatan yang kosong, melainkan langkah strategis untuk memastikan roda organisasi berjalan secara optimal, melalui penempatan aparatur yang tepat pada posisi yang tepat,” ujarnya.

Ia mengatakan, seluruh tahapan pengangkatan kali ini berdasar pada prinsip transparansi dan profesionalisme tinggi. Seluruh proses pengisian jabatan merupakan hasil rekomendasi resmi dari badan kepegawaian negara (BKN), melalui mekanisme merit system dan manajemen talenta ASN.

“Langkah ini penting agar sistem yang telah dibangun benar-benar mampu menciptakan birokrasi yang adaptif, profesional, dan siap menghadapi tantangan pembangunan daerah. Saudara-saudara merupakan bagian dari talenta terbaik yang telah melalui proses sesuai mekanisme yang berlaku. Karena itu, kepercayaan ini hendaknya dijawab dengan dedikasi, integritas, kompetensi, serta kinerja terbaik,” katanya.

Menutup arahannya, Walikota Lisa berpesan agar para pejabat yang baru dilantik mampu menjadi penggerak perubahan positif, membangun budaya kerja yang produktif, serta aktif berkolaborasi demi menghadirkan inovasi nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat.

Ia juga berharap setiap amanah jabatan yang kini di emban tidak hanya dijadikan sebagai posisi kepemimpinan, melainkan juga sebagai ruang penuh untuk berkarya, menghadirkan solusi konkret, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Banjarbaru secara berkelanjutan. ril/dio