JAKARTA – Harga emas ba­ta­ngan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik pada perdagangan Senin (3/8). Har­ga dasar emas Antam ukuran 1 gram kini berada di level Rp2,610 juta, menguat di­ban­dingkan posisi sehari se­belum­nya.

Berdasarkan data resmi situs Logam Mulia Antam, harga emas An­tam hari ini naik Rp7.000 dibandingkan harga pada Minggu (2/8) yang berada di level Rp2,603 juta per gram.

Sejalan, penguatan juga terjadi pada harga pembelian kembali. Lo­gam Mulia mencatat harga buyback emas Antam hari ini naik Rp11 ribu menjadi Rp2,379 juta per gram dibandingkan per­dagangan sebelumnya. Selisih antara harga jual dan harga buy­back saat ini berada di kisaran Rp231 ribu per gram.

Sementara itu, berdasarkan situs HRTA Gold, harga Emas­ku BSI Gold ukuran 1 gram hari ini berada di level Rp2,432 juta, sedangkan harga buyback dipatok Rp2,310 juta.

Kemudian, berdasarkan situs Galeri24, harga emas Galeri24 di­jual Rp2,573 juta per gram, sedangkan emas UBS dibanderol Rp2,586 juta per gram.

Perbedaan harga antar pro­duk tersebut dipengaruhi oleh produsen, standar cetakan, hing­ga jalur distribusi masing-masing merek.

Sementara itu, proyeksi har­ga emas menurut pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, secara teknikal harga emas dunia pada pekan depan diperkirakan ber­gerak pada level support 3.836 do­lar AS per troy ons dan re­sis­tanc 4.290 dolar AS per troy ons.

Dalam jangka pendek, level support diproyeksikan berada di 3.990 dolar AS per troy ons, se­dangkan resistance di 4.132 dolar AS per troy ons.

“Untuk logam mulia sendiri, kemungkinan besar dalam minggu depan akan ditran­sak­sikan di support Rp 2,41 juta per gram, kemudian resistance-nya di Rp 2,72 juta per gram. Da­lam jangka pendek, kemung­kinan support-nya di Rp 2,58 juta per gram danresistance-nya di Rp 2,623 juta per gram,” kata Ibrahim dalam keterangannya ke­pada wartawan. bisn/mb06